IMIP Kirim Ratusan Karyawan Tugas Belajar ke Cina

- Penulis

Kamis, 25 April 2024 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali– PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) bersama beberapa Tenant yang ada di dalam Kawasan Industri IMIP, mengirim ratusan karyawan untuk melanjutkan studi ke Cina. Langkah itu dilakukan, sebagai upaya peningkatan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia), dalam menghadapi perubahan teknologi dan transisi energi di masa mendatang, Kamis(25/4/2024)

Head of Human Resource (HR) and Training PT IMIP, Achmanto Mendatu mengatakan, perusahaan membutuhkan SDM yang punya skill set yang mumpuni dalam dunia industri. Apalagi, kata dia, tantangan ke depan akan semakin besar seiring masuknya energi baru terbarukan di dalam klaster Kawasan Industri IMIP.

“Sejauh ini, sudah ada 552 karyawan yang mendapatkan beasiswa pendidikan dari perusahaan baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Hal seperti ini, peningkatan skill karyawan, akan terus kita lakukan dan kuotanya akan terus kita tambah,” kata Achmanto Mendatu, ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Selain beasiswa pendidikan S1, lanjutnya lagi, para karyawan juga diberikan kesempatan untuk melanjutkan studi S2 mereka. Utamanya yang berkaitan dengan ilmu metalurgi.

“Tahun ini ada 53 orang mahasiswa Indonesia atau calon karyawan untuk kuliah S2 Jurusan Metalurgi di Cina. Ini dibiayai oleh perusahaan yang ada di dalam Kawasan Industri IMIP. Yakni PT QMB dan PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC). Ada juga 293 karyawan diberangkat mengikuti pendidikan program studi di Politeknik ATI Makassar, dan 10 orang di Diploma Politeknik Negeri Bandung,” jelasnya.

Selain itu, kata Achmanto Mendatu, IMIP juga telah menjalani program kerja sama dalam dunia pendidikan bersama Eternal Tsingshan Indonesia dengan menggandeng Wenzhou University untuk peningkatan kemampuan karyawan dalam berbahasa mandarin dan mengikuti Pendidikan untuk melakukan riset teknologi industri di Cina.

Baca Juga:  Danrem 132/Tdl : Jadilah Prajurit Petarung Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

“Karyawan yang kita berangkatkan ke Wenzhou University di China, ada sekitar 111 karyawan. Dimana masing-masing dari mereka berasal dari PT GCNS, PT IRNC, PT ITSS, PT LSI, PT ONI, PT PMKI, PT QFF, PT QKM, PT DSI dan PT QMB. Keseluruhan perusahaan ini adalah Tenant di Kawasan IMIP. Selain itu, beasiswa untuk peningkatan pengetahuan tentang riset teknologi industri dan electric di China, berjumlah 85 karyawan dari Tsingshan Group, PT IMIP, QMB, dan HYNC,” urainya. (*)

Sekilas Tentang IMIP

PT IMIP adalah perusahaan yang mengelola kawasan industri berbasis nikel yang terletak di Morowali, Sulawesi Tengah. Perusahaan ini terintegrasi dengan produk utama yang dimiliki berupa nikel, stainless steel dan carbon steel, dan yang terbaru adalah bahan baku baterai kendaraan listrik. Tak hanya itu, PT IMP juga memiliki industri pendukung yang mulai terentang dari coal power plant, pabrik mangan, silikon, chrome, kapur, kokas, dan lainnya, hingga pelabuhan dan bandara.

Kawasan Industri IMIP adalah kerjasama antara perusahaan BintangDelapan Group dari Indonesia dengan perusahaan Tsingshan Steel Group dari negara Cina. Tsingshan Group sendiri adalah perusahaan terbesar di dunia yang bergerak dalam bidang pengolahan Nikel dan sudah menguasai teknologi pengolahan yang lengkap dengan teknologi yang maju dan modern. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Laporan Percepatan Reformasi Polri
Uji Sidang Terbuka Doktoral Ilmu Kepolisian PTIK tentang Bahaya Radikalisme di Tubuh Polri, Bamsoet Dorong Penguatan Ideologi di Polri
Perkuat Kemitraan Strategis Melalui Pertemuan Bilateral, Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Menhan Jepang 
Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40
Presiden Prabowo  Pimpin  Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih 
Raih Akreditasi Tinggi, Dr.Muhamad Dasril Mendapat Penghargaan  dari Rektor Unismuh 
Demokrasi Indonesia Butuh Fondasi Kuat, Bamsoet Tekankan Pembenahan Partai Politik
Terkait  Hina Jurnalis,Kadis DP2KB Sulteng Herry Mulyadi Sampaikan Permohonan Maaf 
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Terima Laporan Percepatan Reformasi Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:03 WIB

Uji Sidang Terbuka Doktoral Ilmu Kepolisian PTIK tentang Bahaya Radikalisme di Tubuh Polri, Bamsoet Dorong Penguatan Ideologi di Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:28 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis Melalui Pertemuan Bilateral, Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Menhan Jepang 

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:50 WIB

Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:28 WIB

Raih Akreditasi Tinggi, Dr.Muhamad Dasril Mendapat Penghargaan  dari Rektor Unismuh 

Berita Terbaru

Nasional

Presiden Prabowo Terima Laporan Percepatan Reformasi Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:29 WIB