Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni Sosialisasikan SIMPONI MBG SIPD

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

⁹dteksinews,Jakarta-Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni mensosialisasikan program Sistem Monitoring Terpadu Makan Bergizi Gratis melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIMPONI MBG SIPD). Inovasi ini merupakan sistem pelaporan untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara terpadu program MBG di seluruh Indonesia.

“Sosialisasi ini bertujuan agar daerah-daerah memahami tata cara pelaporan program MBG melalui SIPD. Selain itu, sosialisasi juga dimaksudkan agar mendapatkan saran dan masukan dari daerah untuk penyempurnaan SIMPONI MBG SIPD,” ucap Fatoni saat Sosialisasi SIMPONI MBG SIPD melalui zoom meeting pada Senin (04/08/2025).

Sebagai informasi, SIMPONI MBG SIPD merupakan suatu sistem pelaporan yang memonitoring program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terintegrasi dengan SIPD. Pelaporan ini dilakukan oleh setiap daerah kepada Menteri Dalam Negeri dan Badan Gizi Nasional sehingga seluruh pelaksanaan program MBG di daerah dapat diketahui pelaksanaannya. Selain itu, sistem ini dapat mempermudah pelaporan menjadi lebih efektif, efisien dan akuntabel.

SIMPONI MBG juga mendukung program satu data karena seluruh data pelaksanaan MBG terintegrasi menjadi satu, yaitu pada SIPD. Sistem tersebut terintegrasi dengan seluruh proses pemerintahan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pertanggungjawaban, penatausahaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kemudian, SIMPONI MBG SIPD juga dapat menghemat anggaran hingga miliaran rupiah, antara lain menghemat penggunaan Alat Tulis Kantor (ATK) ATK, penggunaan sistem, penggunaan listrik, pemanfaat Sumber Daya Manusia (SDM) hingga waktu pelaporan.

“SIMPONI MBG SIPD untuk memantau program MBG tentu menghemat biaya pembuatan aplikasi dengan estimasi sekitar Rp 1 Miliar/daerah atau setara Rp 8,2 triliun. Selain itu, melalui SIPD dapat memangkas penggunaan kertas dan perjadin hingga Rp 16 miliar,” ucap Fatoni.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi Laksanakan Komsos dan Cek Harga Sembako di Desa Fatufia

Oleh karena itu, Fatoni menilai perlu adanya program pengawasan yang jelas sehingga seluruh stakeholder, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat mengetahui capaian, tren dan kinerja di tiap daerah secara real time. Tak hanya itu, ketersediaan data melalui SIMPONI MBG melalui SIPD dapat mempercepat realisasi dari program MBG.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan inovasi pengembangan Dashboard Tematik MBG di SIPD yang dapat diakses lintas instansi, termasuk oleh Badan Gizi Nasional dan pemerintah daerah,” ucap Fatoni.

“Dashboard tersebut dapat digunakan untuk mewujudkan satu data, satu proses, dan memudahkan untuk melakukan monitoring dan evaluasi,” sambungnya.

Fatoni menegaskan bahwa SIMPONI MBG SIPD sangat penting diterapkan oleh pemerintah daerah agar tujuan penyelenggaraan MBG di seluruh Indonesia dapat dicapai secara efektif. Menurutnya, dengan SIMPONI MBG SIPD, tantangan dan hambatan pembangunan daerah dapat diantisipasi sedini mungkin sehingga kinerja pemerintah dapat lebih optimal.

“Manfaat bagi pemerintah daerah adalah meningkatkan efisiensi dan transparansi pelaporan SIPD untuk program prioritas nasional dan menyediakan data real-time untuk evaluasi dan pengambilan keputusan daerah,” kata Fatoni.

Sementara itu, manfaat bagi pemerintah pusat adalah dapat memperoleh data terintegrasi secara nasional mengenai pelaksanaan MBG di seluruh daerah dan memudahkan proses monitoring dan evaluasi lintas sektor terhadap pelaksanaan MBG. Terakhir, tentunya mendukung kebijakan berbasis bukti dalam penguatan program gizi nasional.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Daeng Mapoji” Somasi” PT Freenow Food Industry 
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Morowali Gelar Grasstrack Balap Manol 
Tiba di Tanimbar, Pangdam Pattimura Bersama Forkopimda Maluku Kawal Langkah Awal Sejarah Blok Masela
Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi
Satreskrim Polres Morowali Utara, Tangkap  Pelaku Pembunuhan di Desa Era 
130 Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang Digelar Petrosea 
PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 
37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:39 WIB

Kuasa Hukum Daeng Mapoji” Somasi” PT Freenow Food Industry 

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:19 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Morowali Gelar Grasstrack Balap Manol 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:41 WIB

Tiba di Tanimbar, Pangdam Pattimura Bersama Forkopimda Maluku Kawal Langkah Awal Sejarah Blok Masela

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:28 WIB

Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:29 WIB

Satreskrim Polres Morowali Utara, Tangkap  Pelaku Pembunuhan di Desa Era 

Berita Terbaru