FSPMI Demo di  Kantor Bupati Morowali, Sampaikan 9 Tuntutan  

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali-Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( FSPMI)Kabupaten Morowali hari ini melakukan unjuk rasa, aksi unjuk rasa digelar di depan kantor Bupati Morowali Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali Kamis, ( 28/8/ 2025).

Serikat Pekerja logam federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia melakukan aksi di seluruh provinsi dan seluruh kabupaten kota yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia satu tujuan yaitu menuntut kenaikan upah 2006 sebesar 8,5% sampai dengan 10,5%.kata Ketua FSPMI Muhammad Zen Husen Alhasni dalam keterangan tetulis.

Menurutnya, buruh hari ini dipertontonkan dengan upah yang sangat murah dan sangat rendah di mana upah itu ketika kita ukur dalam hitungan standar hidup layak maka jauh dari kata layak Oleh karena itu kami menuntut negara hadir untuk mensejahterakan rakyat, investasi itu hadir untuk mencitrakan rakyat semua yang hadir yang menggunakan instrumen kenegaraan tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kesejahteraan rakyat .

Dan itu adalah amanah undang-undang Dasar 1945 tanah air dan semua yang menguasai hajat hidup orang banyak dikelola oleh negara dan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.ucapnya

Lanjutnya, jami buruh Kabupaten Morowali dari Kabupaten Morowali mengatasnamakan seluruh buruh yang ada di keputusan Morowali menuntut kenaikan upah sebesar 8,5% sampai 10,5% untuk di tahun 2026 angka ini tidak muncul begitu saja, angka ini muncul dari rumus dan perhitungan yang ada dari Peraturan Pemerintah itu sendiri dari inflasi dari tingkat pertumbuhan ekonomi dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Pererat Sinergi TNI dan Media, Danrem 132/Tdl Hadiri Silaturahmi dan Olahraga Bersama di Makodam XXIII/Palaka Wira 

Maka kami dari Pimpinan Cabang Serikat Pekerja logam Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Morowali menyampaikan beberapa tuntutan:

1. Menuntut pemerintah untuk menaikkan upah minimum tahun 2026 sebesar 8,5% s/d 10,5%

2.Menuntut pemerintah segera mengesahkan RUU ketenagakerjaan yang baru berdasarkan amanat Mahkamah Konstitusi

3.Hapus outsourcing dan tolak Upah Murah 4. Menolak segala pemberlakuan aturan ketenagakerjaan yang dipaksa kan di kawasan PT ini dan selain PKB dan PP

5.Menuntut peningkatan kualitas K3 di lingkup perusahaan

6.Menuntut Pemerintah Kabupaten Morowali untuk mendesak penambahan fasilitas kesehatan di kawasan PT ini

7.Stop PHK sepihak yang dilakukan perusahaan sebelum adanya putusan yang sah dari pengadilan

8.Stop segel bentuk penghalang halangan terhadap kegiatan Serikat Pekerja yang dilakukan oleh perusahaan

9.Segera menetapkan dewan pengupahan daerah Kabupaten Morowali yang baru

Untuk itu beberapa tuntutan, kami hari ini yang kami meyakini bahwa pemerintah Kabupaten Morowali adalah pemerintah yang pro buruk pemerintah yang mengerti penderitaan rakyat Kabupaten Morowali pemerintah yang mengayomi seluruh kepentingan masyarakat Kabupaten Morowali.

“Upah adalah urat nadi buruh, upah adalah penyembuh hidup buruh, untuk itu kami dengan tegas mengatakan jika itu sudah berhubungan dengan keberlangsungan hidup kami,maka untuk memperjuangkannya nyawa pun kami akan mempertaruhkan tandanya,”Pungkasnya ,(PRI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean
PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan
Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia
Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading
Perkuat Integritas Birokrasi, Kemenimipas Gelar Sosialisasi Pengelolaan Konflik Kepentingan
Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni
Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:55 WIB

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo

Senin, 21 September 2026 - 13:38 WIB

World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean

Senin, 21 September 2026 - 13:28 WIB

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 13:19 WIB

Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:11 WIB

Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Berita

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 Sep 2026 - 13:28 WIB