BSKDN Kemendagri Soroti Keterkaitan Pengelolaan Keuangan dan Kualitas Layanan Publik

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Ternate– Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah daerah tidak cukup sekadar membelanjakan anggaran, tetapi harus memastikan realisasinya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semua kegiatan yang kita laksanakan ini memiliki sumber dana, kita diminta mengefisiensikan setiap rupiah yang dialokasikan, sehingga benar-benar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang kita layani,” ungkap Yusharto dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Penginputan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Provinsi Maluku Utara Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Maluku Utara di Hotel Batik Kota Ternate pada Senin, 7 Juli 2025.

Lebih lanjut, menurutnya efisiensi dalam tata kelola keuangan daerah bukan hanya tanggung jawab administratif, tetapi merupakan strategi substantif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pemerintah daerah diharapkan mampu mengelola anggaran secara cermat agar dapat menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Dia juga menambahkan bahwa inovasi menjadi salah satu cara untuk mencapai efisiensi tersebut. “Inovasi yang baik harus memiliki nilai kebaruan dan cakupan manfaat yang luas. Namun, inovasi juga perlu memperhatikan aspek etika dan norma sosial, termasuk dalam pemilihan nama dan penyampaian kepada publik,” tegasnya.

Baca Juga:  BSKDN Dorong Sumut Ciptakan Inovasi Berbasis Masalah Lokal: Belajar dari Gerakan Sejuta Kotak Umat

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto turut mengapresiasi langkah inovatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utaran (Malut) yang mencanangkan pembayaran Jamsostek bagi seluruh nelayan. Program tersebut dinilai sebagai bentuk inovasi non-digital yang konkret dan berdampak langsung pada perlindungan sosial masyarakat.

Dia mengatakan, upaya yang dilakukan Pemprov Malut tersebut menunjukkan bagaimana pengelolaan keuangan yang tepat sasaran dapat menjawab kebutuhan masyarakat. “Ini pada tataran kebijakan sudah dapat dipandang sebagai inovasi. Kita akan lihat bagaimana pelaksanaannya nanti, termasuk melalui standar operasional prosedur (mengenai pelaksanaan pembayaran Jamsostek) dari dinas terkait,” jelasnya.

Yusharto juga menjelaskan, ke depannya BSKDN akan terus mendorong pembudayaan inovasi di daerah, antara lain melalui sejumlah strategi di antaranya seperti menjadikan inovasi sebagai solusi pemecahan masalah hingga mendukung kebijakan kepala daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Di akhir paparannya, Yusharto menggarisbawahi bahwa keterpaduan antara pengelolaan keuangan dan inovasi pelayanan publik harus menjadi komitmen bersama. “Kita tidak hanya bicara soal anggaran, tapi tentang bagaimana anggaran itu hadir dalam bentuk layanan yang dirasakan oleh masyarakat, saya percaya Maluku Utara dapat mewujudkannya melalui inovasi-inovasi terbaiknya,” pungkasnya.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepekan, Satresnarkoba Polres Morowali Utara Berhasil sita 56 Peket Shabu dan Amakan 4 Orang Pelaku 
Kapolda Sulteng Pimpin Gelar Operasional, Tiga Polres Raih Penghargaan Kapolri atas Pelayanan Prima
MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan
Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS
Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat
Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan
Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 
Presiden Prabowo Terima Pimpinan MPR, Bahas Sidang Tahunan MPR dan Pokok-Pokok Haluan Negara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Sepekan, Satresnarkoba Polres Morowali Utara Berhasil sita 56 Peket Shabu dan Amakan 4 Orang Pelaku 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Kapolda Sulteng Pimpin Gelar Operasional, Tiga Polres Raih Penghargaan Kapolri atas Pelayanan Prima

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:00 WIB

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:08 WIB

Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat

Berita Terbaru