Dari Sampah Jadi Berkah: TPS3R Desa Onepute Jaya, Inisiatif Hijau PT Vale di Morowali

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2025 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews ,Morowali – Di balik tumpukan sampah, tersimpan potensi besar yang selama ini sering terabaikan. Di Desa Onepute Jaya, Kecamatan Bungku Timur, Morowali, potensi itu kini mulai digarap secara serius lewat hadirnya Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Fasilitas ini bukan hanya tempat pengolahan sampah biasa—melainkan bagian dari upaya kolektif membangun masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.Kamis(12/6/2025)

TPS3R ini dibangun berkat dukungan penuh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Fasilitas tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Onepute Jaya dan telah melayani 265 pelanggan aktif, mulai dari rumah tangga hingga pelaku usaha lokal.

“Pemberdayaan masyarakat melalui TPS3R ini membuka peluang ekonomi bagi warga setempat sekaligus mengedukasi mereka tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik,” ujar Tri Puji Nurjanah, Ketua TPS3R, didampingi Bendahara, Luthfiane Rahmawati.

TPS3R Onepute Jaya tidak hanya fokus mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai, seperti pupuk kompos dan maggot dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Teknologi ini mempercepat proses penguraian sampah organik, sekaligus memberi peluang usaha baru bagi warga.

Sampah dikumpulkan berdasarkan jenisnya sejak dari sumber: organik, anorganik, dan residu. Sampah organik diangkut setiap hari untuk diproses menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dikumpulkan tiga kali seminggu dan dijual ke pengepul. Sampah residu diangkut seminggu sekali ke TPA di Bungku Tengah.

Baca Juga:  Pemkab Morowali bersama Komnas HAM Bahas Soal Dampak Pertambangan Nikel di Bidang Ketenagakerjaan dan Kesehatan

“Sistem ini mengajarkan masyarakat pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Ini bukan hanya soal teknis, tapi perubahan pola pikir,” tambah Tri.

Tak hanya soal teknologi dan sistem, TPS3R ini juga membuka lapangan kerja dan menjadi wadah edukasi lingkungan. Operasionalnya didukung dari iuran pelanggan serta dana desa, menjadikannya program yang berdaya dan berkelanjutan.

Program TPS3R ini diharapkan menjadi role model pengelolaan sampah di desa-desa lain di Morowali dan sekitarnya. Dengan sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Onepute Jaya telah membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil—asal dilakukan bersama.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah kabupaten dan sektor swasta terus mengalir, agar TPS3R ini bisa berkembang dan menginspirasi wilayah lain,” tutup Tri.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Onepute Jaya, Muhtar, menyampaikan apresiasinya kepada PT Vale atas hadirnya program TPS3R.

“Program ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang benar serta membuktikan bahwa sampah dapat bermanfaat dan menghasilkan jika dikelola dengan baik,” ujar Muhtar.(PRI)

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup
Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi
Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan
Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?
Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali
Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Pastikan Operasional dan Investasi Berlanjut
Jaga Keamanan  Tetap Kondusif, Babinsa Pererat Silaturahmi  Dengan Warga Binaan 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:22 WIB

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:55 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:32 WIB

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali

Berita Terbaru

Berita

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:22 WIB

Berita

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:32 WIB