Bupati Iksan: Data Tidak Akurat Penyebab Ketimpangan Kemiskinan di Kepulauan

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali-Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali kembali menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Idulfitri 1446 Hijriah.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu diadakan di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, kali ini kegiatan tersebut berlangsung di Bungku Selatan pada 26 Maret 2025.

_Prioritas untuk Masyarakat Kepulauan_

Bupati Morowali Iksan Baharuddin Abdul Rauf menegaskan bahwa pemindahan lokasi ini dilakukan berdasarkan skala prioritas.

“Tahun ini, Pemda memutuskan mengadakan Gerakan Pangan Murah di Bungku Selatan, khususnya untuk masyarakat kepulauan, karena mereka lebih membutuhkan,” kata Iksan, Sabtu (29/3).

Menurut dia, masyarakat kepulauan masih menghadapi berbagai persoalan yang perlu segera diselesaikan. Karena itu, mereka menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

“Kita tidak ingin ada kesenjangan antara masyarakat kepulauan dan masyarakat daratan. Semua harus setara, dan bantuan dari Pemda harus tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polres Morowali Gencarkan Razia Miras di Tiga Wilayah Polsek Jelang Pilkada 2024

_Komitmen Pemda Morowali untuk Kepulauan_

Sebelumnya, dalam kunjungan Safari Ramadan, Iksan telah menegaskan komitmennya untuk membenahi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat kepulauan.

“Ketimpangan kemiskinan di pulau terjadi karena data yang tidak valid. Jika ingin menurunkan angka kemiskinan, maka kita harus memiliki data yang lengkap dan akurat. Saya sudah meminta agar ini dievaluasi,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan agar program-program pemerintah benar-benar dibuat berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Kalau kita dekat dengan masyarakat, maka program yang dibuat harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Kita ini diberi amanah, jadi kalau saya datang ke sini bukan untuk membenahi masalah ini, untuk apa saya datang?” pungkasnya.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru 8 Hari Dilantik Pejabat Bea Cukai Kena OTT KPK,Ini Penjelasan Purbaya 
KPK Berhasil, OTT Ketua dan Wakil Ketua  PN Depok 
Presiden Prabowo, Hadiri Munajat Bersama dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal
JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 
Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra
Dukung Pengembangan Pariwisata Desa, IMIP Beri Bantuan Perahu untuk Bete-Bete
Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan
Presiden Prabowo Subianto, Sambut Kunker Perdana  Menteri  Australia 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:04 WIB

Baru 8 Hari Dilantik Pejabat Bea Cukai Kena OTT KPK,Ini Penjelasan Purbaya 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:46 WIB

KPK Berhasil, OTT Ketua dan Wakil Ketua  PN Depok 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:11 WIB

Presiden Prabowo, Hadiri Munajat Bersama dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:55 WIB

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:03 WIB

Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra

Berita Terbaru

Jakarta

KPK Berhasil, OTT Ketua dan Wakil Ketua  PN Depok 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 15:46 WIB

Berita

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 13:55 WIB