Polsek Bahodopi Berhasil Tangkap Pelaku Penganiayaan dengan menggunakan Parang di Desa Siumbatu

- Penulis

Jumat, 27 Desember 2024 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

dteksinews, Morowali – Kepolisian Sektor (Polsek) Bahodopi Polres Morowali Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan menggunakan parang yang terjadi di Desa Siumbatu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, pada Jumat 27 Desember 2024 Pagi.

Pelaku yang berinisial HS (42 tahun), warga Desa Siumbatu, menyerang korban bernama Yama Hannas (56 tahun), yang juga berasal dari desa yang sama. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian leher, pipi, dan tangan.

Kapolsek Bahodopi, IPDA Muh Iqbal, S.H., menjelaskan,  bahwa insiden bermula pada saat korban dan pelaku membahas permasalahan tanaman bayam yang menguning, Situasi mendadak memanas dan saksi mendengar keributan di luar rumah.

Korban dan pelaku bertengkar hebat, hingga HS tiba-tiba mengayunkan parang ke arah korban. Serangan tersebut menyebabkan luka robek serius dan mengeluarkan banyak darah.

Melihat kejadian itu, saksi segera berupaya melerai dan meminta bantuan warga sekitar. Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil diamankan oleh personel Polsek Bahodopi.

Baca Juga:  Kasus Suap Imigrasi, Menteri Agus dan Wamen Silmy Saling Lempar.

Polsek Bahodopi bergerak cepat menangani kasus ini. “Pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kami juga telah mengumpulkan barang bukti berupa parang yang digunakan dalam tindak pidana ini,” ungkap Kapolsek Bahodopi.

Korban saat ini mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dideritanya. Sementara itu, pelaku diancam dengan pasal terkait tindak pidana penganiayaan berat.

Kapolsek Bahodopi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan secara damai dan tidak mengambil tindakan kekerasan. “Kami berharap warga dapat segera melaporkan potensi konflik kepada pihak berwajib agar dapat dicegah lebih dini,” ujar Kapolsek.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan serta menyelesaikan masalah secara bijak, Pungkas Kapolsek.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Iksan Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan RSUD Morowali
RSUD Morowali Gelar Kuliah Pakar dan Bimtek Transformasi Pelayanan Kesehatan
Bupati Iksan Minta RSUD Morowali Berikan Pelayanan Ramah dan Profesional
PP Muhammadiyah Melalui LHKP Gelar FGD di Morowali “Dampak Industri Tambang terhadap Munculnya Penyakit Masyarakat”
Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL
Staf Ahli Bid. Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Dorong Mahasiswa Baru PSDKU Untad Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing
Morowali Diperas Industri Dan Dipinggirkan Regulasi: Pemda Jangan Ompong, Penakut, dan Sekadar Jadi Penonton!!! 
TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Bupati Iksan Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan RSUD Morowali

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:19 WIB

RSUD Morowali Gelar Kuliah Pakar dan Bimtek Transformasi Pelayanan Kesehatan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Bupati Iksan Minta RSUD Morowali Berikan Pelayanan Ramah dan Profesional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:22 WIB

PP Muhammadiyah Melalui LHKP Gelar FGD di Morowali “Dampak Industri Tambang terhadap Munculnya Penyakit Masyarakat”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL

Berita Terbaru

Berita

Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL

Sabtu, 8 Agu 2026 - 04:44 WIB