Menteri Keuangan  Purbaya:Saya Siapakan 60 T untuk Bencana Alam di Sumatera

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta-Menteri Keuangan, Purbaya, baru saja meledakkan “bom kebenaran” yang bikin telinga birokrat panas tapi bikin rakyat sorak-sorai.

Beliau mengumumkan bahwa pemerintah telah menyiapkan dana jumbo Rp 60 Triliun untuk penanganan bencana di Sumatera.

Hebatnya, uang segunung itu didapat tanpa berhutang dan tanpa memotong anggaran vital.

Resepnya cuma satu, yaitu “Stop Rapat Gak Jelas!”

Purbaya membongkar rahasia dapur anggaran negara dengan santai tapi menohok.

Beliau menyebut dana Rp 60 T itu hasil dari memangkas lemak-lemak birokrasi.

“Bukan dari potongan anggaran (gaji/proyek vital), tapi dari mengurangi kegiatan-kegiatan yang gak jelas, rapat gak jelas,” sentil Purbaya.

Pernyataan ini seolah mengonfirmasi dugaan publik selama ini, bahwa banyak anggaran negara habis hanya untuk meeting di hotel, perjalanan dinas, dan seremonial yang output-nya cuma laporan tebal yang tak pernah dibaca.

Bayangkan, sekadar mengurangi “rapat gabut” saja bisa terkumpul uang seharga membangun ribuan sekolah atau jembatan.

Dana hasil efisiensi ini langsung dialihkan untuk hal yang jauh lebih mendesak, yakni menyelamatkan Sumatera.

Baca Juga:  Respon Cepat, Kemenhan Berangkatkan 75 Kadet Coas dan 8 Staf Pendukung Bantu Banjir Bandang di Sumatera

Alokasi dananya meliputi:

– Logistik: Makan dan kebutuhan dasar korban banjir.

– Rekonstruksi: Membangun ulang jalan dan jembatan yang putus.

– Hunian Sementara (Huntara): Agar pengungsi tidak tidur di tenda bocor.

– Pemulihan Ekonomi: Modal usaha bagi warga yang terdampak.

“Efisiensi bukan sekadar hemat, tetapi memastikan anggaran negara digunakan untuk hal yang betul-betul bermanfaat,” tegasnya.

Purbaya tidak naif, beliau tahu uang Rp 60 Triliun adalah gula yang manis bagi semut-semut koruptor.

Karena itu, beliau menjanjikan audit ketat dan pengawalan distribusi agar tepat sasaran.

Langkah ini menjadi sindiran keras sekaligus harapan baru.

Purbaya membuktikan bahwa uang negara itu sebenarnya ADA, cuma selama ini mungkin “tersesat” di ruang rapat yang dingin dan nyaman.

Terima kasih Pak Purbaya, semoga ke depannya “Rapat Gak Jelas” benar-benar hilang, diganti dengan “Kerja Nyata yang Jelas”.

Rakyat Sumatera menunggu realisasinya!

Dan semoga aja semua tersalurkan dengan tepat . Serta tidak di maling lagi oleh orang-orang rakus. Aamiin(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup
Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi
Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan
Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?
Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali
Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Pastikan Operasional dan Investasi Berlanjut
Jaga Keamanan  Tetap Kondusif, Babinsa Pererat Silaturahmi  Dengan Warga Binaan 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:22 WIB

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:55 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:32 WIB

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali

Berita Terbaru

Berita

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:22 WIB

Berita

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:32 WIB