Warga Ambunu Morowali Kembali Blokade Jalan Holing PT IHIP 

- Penulis

Minggu, 21 Juli 2024 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Tanggal 20 Juli 2024, warga Desa Ambunu Kecamatan Bungku barat yang tergabung dalam forum Ambulu bersatu (Forbes) kembali melakukan aksi blokade di 7 titik lokasi dalam kawasan industri Huabao Industri Park ( IHIP). Aksi blokade dilakukan pada areal jalan menuju pabrik semeter dan gudang or, 100 orang warga yang terlibat dalam aksi tersebut dengan menutup seluruh ruas jalan masuk pabrik semelter dan gudang penyimpanan or nikel.

Aksi dilakukan karena kekecewaan warga pada saat rapat RDP tanggal 14 Juli 2024 di kantor DPRD Morowali yang tidak membuahkan hasil terkait penggunaan jalan tani oleh PT .IHIP. Seharusnya ketika MoU tersebut dinyatakan dicabut seperti isi dalam berita acara RDP nomor 40014.6/183/DPRD/ VII/2024 poin 1 otomatis PT ihip tidak lagi menggunakan Jalan Tani tersebut.

Bukan menjawab tuntutan masyarakat, justru di atas jalan tani Desa Ambunu telah berdiri pabrik semeter dan gudang penyimpanan or milik PT.IHIP .

Selain melakukan blokade jalan, masyarakat Desa Ambunu masuk ke pabrik dan gudang penyimpanan or untuk menghentikan aktivitas perusahaan, aksi tersebut merupakan puncak dari kemarahan masyarakat karena melihat PT.IHIP seperti kebal dan tidak mengindahkan tuntutan masyarakat.

Protes warga terkait dengan penggunaan Jalan Tani secara sepihak oleh warga sudah berlangsung 2 bulan lamanya, aksi dimulai sejak 11 Juni 2024 di Desa Topogaru Dusun Polili. Ada 4 orang yang di kriminalisasi dan 6 orang lainnya di somasi oleh perusahaan selama proses aksi berlangsung.

Segala upaya telah dilakukan oleh masyarakat desa Ambunu, Topogaro, dan Tondo untuk memperjelas status jalan tani akan tetapi permintaan dan perusahaan seperti menghindar.

Baca Juga:  Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Kodim 0503/JB Beri Kejutan untuk Polres Jakbar

Investasi nikel dengan hilirisasi yang datang ke Morowali, Justru malah memingirkan ruang hidup masyarakat rumah padahal pemerintah selalu menggembar-gemburkan investasi akan mendorong peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Justru masyarakat kehilangan akses terhadap sumber mata pencahariannya seperti bertani dan laut. Dengan terpaksa beralih menjadi buruh pabrik yang memiliki keterbatasan masa produktif beserta upah yang tidak sesuai.

Sejak PT.IHIP mulai membangun kawasan industrinya berbagai macam problema terjadi,seperti melakukan reklamasi pantai untuk membangun Terminal khusus seluas 40 Hektar di Desa Tondo dan Ambunu menyebabkan 115 orang nelayan rumput laut. Kegiatan reklamasi ini juga tidak memiliki izin sehingga area reklamasi disegel oleh Dirjen PSDKP karena melanggar UUD 32/2009. Walaupun ada palang penyegelan, tetapi proses pembangunan versus terus berlangsung.

Wandi compainer nikel Walhi Sulteng menilai perusahaan asal Tiongkok ini seperti ada yang membikingi, semua tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh PT IHIP seperti perampasan tanah secara sepihak, merusak lingkungan, dan reklamasi pantai secara ilegal seolah-olah pemerintah tutup mata dan tidak berdaya.

Berdasarkan situasi tersebut kami meminta kepada kementerian investasi ESDM dan Presiden untuk melakukan evaluasi kepada PT IHIP terkait dengan pelanggaran yang telah dilakukan . Kembalikan jalan tani Ambunu, Tondo, dan Topogaro serta pulihkan penghidupan masyarakat yang hilang akibat pembangunan kawasan industri seperti nelayan, nelayan rumput laut dan petani.

Ditempat lain Humas PT.IHIP Hasrul pada saat dikonfirmasi terkait masalah ini tidak ada jawaban hingga berita tayang(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 
Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra
Dukung Pengembangan Pariwisata Desa, IMIP Beri Bantuan Perahu untuk Bete-Bete
Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra sebagai Warisan Intelektual Bangsa
Kecelakaan Kerja di Bungku Tengah, Polisi Imbau Penerapan K3
Pemeriksaan LKPD Morowali TA 2025 Dimulai, BPK Fokus pada SPI dan Tindak Lanjut Opini WDP
Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di Morowali  
Pemkab Morowali Gelar Entry Meeting Bersama BPK  
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:55 WIB

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:03 WIB

Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:00 WIB

Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra sebagai Warisan Intelektual Bangsa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:26 WIB

Kecelakaan Kerja di Bungku Tengah, Polisi Imbau Penerapan K3

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:47 WIB

Pemeriksaan LKPD Morowali TA 2025 Dimulai, BPK Fokus pada SPI dan Tindak Lanjut Opini WDP

Berita Terbaru

Jakarta

KPK Berhasil, OTT Ketua dan Wakil Ketua  PN Depok 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 15:46 WIB

Berita

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 13:55 WIB