Terkait 718 Mahasiswa Tidak Mendaptakan Bantuan 12 Juta, Ini Penjelasan Kadis Disdikbud 

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Morowali, Arifin Lakane, S.Pd., M.M, memberikan klarifikasi terkait 718 mahasiswa yang tidak memperoleh bantuan Beasiswa Kabupaten Morowali Tahap III Tahun 2025.

Dalam keterangannya kepada media pada Jumat malam (31/10/2025), Arifin menegaskan bahwa dirinya baru menjabat sebagai Kepala Dinas selama dua minggu, dan program beasiswa tersebut merupakan warisan dari kepemimpinan sebelumnya.

“Saya ini baru masuk jadi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, belum cukup satu bulan, baru dua minggu. Program beasiswa itu dibuat oleh Kadis lama. Mereka hanya menganggarkan untuk 4.050 orang di tahun 2025,” jelas Arifin.

Menurutnya, saat pendaftaran tahap III dibuka, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 1.200 mahasiswa, sementara kuota tersisa hanya untuk sekitar 500 orang. Akibatnya, sebanyak 718 mahasiswa tidak terakomodasi dalam program tersebut.

“Penetapan sudah selesai dan perubahan anggaran sudah tutup buku. Jadi saya hanya meneruskan. Padahal saya lihat masih ada dana MBG yang tidak terpakai sekitar Rp80 miliar. Sayangnya, dana itu tidak bisa digeser karena sudah melewati penetapan,” ujar Arifin.

Baca Juga:  Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Tinjau Gudang Bulog, Pastikan Stok Beras Aman hingga Empat Bulan Kedepan

Ia menegaskan bahwa permasalahan tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab Kadis sebelumnya.

“Kalau mau demo, ya demo saja Kadis sebelumnya,” tegas Arifin.

Lebih lanjut, Arifin menyampaikan bahwa pihaknya telah berupaya mencari solusi dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar mahasiswa yang belum tercover bisa masuk ke program Beasiswa Berani Cerdas, meski nilainya lebih kecil.

“Solusinya satu, berkoordinasi dengan provinsi. Siapa tahu bisa masuk ke Beasiswa Berani Cerdas daripada tidak dapat sama sekali,” katanya.

Arifin menambahkan, jumlah total pendaftar mencapai sekitar 5.200 mahasiswa, sementara anggaran hanya cukup untuk 4.050 penerima. Sisanya, sebanyak 718 mahasiswa, akan dikomunikasikan ke pihak provinsi untuk ditindaklanjuti.

“Sebetulnya ini tanggung jawab Kadis lama. Mereka yang harus ditanya, kenapa hanya anggarkan segitu, padahal uang daerah masih banyak,” pungkasnya.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat
Bupati Morowali Sambut Hangat Warga di Open House Hari Kedua Lebaran
Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga
Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Strategi Antisipasi Kenaikan Harga Energi
Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 
Patroli Rumah Warga Ditinggal Mudik, Polres Morowali Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran
Bupati Iksan Apresiasi Perubahan Signifikan Masjid Agung Morowali
Dari Buka Puasa ke Peresmian Masjid, Bupati Apresiasi CSR PT Huabao
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:14 WIB

Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat

Minggu, 22 Maret 2026 - 03:56 WIB

Bupati Morowali Sambut Hangat Warga di Open House Hari Kedua Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:58 WIB

Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:39 WIB

Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Strategi Antisipasi Kenaikan Harga Energi

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:35 WIB

Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 

Berita Terbaru