Sekda Morowali , Buka Konsultasi Publik Lima Ranperda Strategis  

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Morowali Drs Yusman Mahbub  membuka Konsultasi Publik Lima Ranperda Strategis,(foto:ist)

 

dteksinews,Morowali – Mewakili Bupati Morowali, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, secara resmi membuka kegiatan konsultasi publik lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Selasa (10/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pebotoa Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah tersebut membahas lima Ranperda, yaitu:

1. Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa;

2. Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa;

3. Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2019 tentang Badan Permusyawaratan Desa;

4. Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko; dan

5. Penyelenggaraan Izin Pengumpulan Sumbangan.

Kegiatan turut dihadiri oleh Plt. Kepala Bagian Hukum Setdakab Morowali Musri Yuyun Ningsih, Para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para kepala desa, serta pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga:  FORBES MOROWALI: Pertanyakan Realisasi Janji Kampanye Bupati Morowali

Dalam sambutannya, Sekda Morowali Yusman Mahbub menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh peserta dalam memberikan masukan dan saran terhadap Ranperda yang dibahas. Menurutnya, regulasi tersebut berkaitan langsung dengan tata kelola pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat.

“Masukan dari para peserta sangat dibutuhkan agar regulasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujar Yusman.

Ia berharap, melalui konsultasi publik ini, Ranperda yang disusun dapat memberikan kepastian hukum serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Morowali.

Sementara itu, Ketua Tim Penyusun dari Lembaga Penelitian, Kajian Hukum, dan Perundang-undangan Sulawesi Tengah turut mengimbau seluruh peserta agar berperan aktif dalam menyampaikan pandangan, masukan, dan saran demi penyempurnaan Ranperda yang sedang dibahas.

Melalui konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Morowali menegaskan komitmennya untuk menyusun regulasi yang partisipatif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,(*/dteksinews)

Sumber: IKP

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekosistem Sepak Bola dan UMKM, Kemendagri Dorong Daerah Optimalkan Pemanfaatan Stadion
Dosen Unismuh Palu Serahkan Karya Ilmiah Disertasi
IMIP Kembali Terima Tiga Penghargaan di Ajang CSR Award
Presiden Prabowo Tegaskan Pemulihan Infrastruktur Dasar dan Layanan Publik Jadi Prioritas Utama Penanganan Bencana
Dua Perusahaan di Kawasan IMIP Terapkan Teknologi Efisiensi Produksi Rendah Emisi
Pelatihan Vokasi Dorong Daya Saing Tenaga Kerja Lokal: PT Vale, Pemda Luwu Timur, dan Poliwako Kolaborasi Wujudkan Asta Cita
Gebrakan Baru BKN: Periode Kenaikan Pangkat PNS dari 6 Kali Menjadi 12 kali Setahun
Bupati Iksan Hadiri HUT ke-17 Kabupaten Sigi, Dorong Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:13 WIB

Sekda Morowali , Buka Konsultasi Publik Lima Ranperda Strategis  

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:12 WIB

Perkuat Ekosistem Sepak Bola dan UMKM, Kemendagri Dorong Daerah Optimalkan Pemanfaatan Stadion

Senin, 12 Januari 2026 - 07:59 WIB

Dosen Unismuh Palu Serahkan Karya Ilmiah Disertasi

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:38 WIB

IMIP Kembali Terima Tiga Penghargaan di Ajang CSR Award

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:07 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Pemulihan Infrastruktur Dasar dan Layanan Publik Jadi Prioritas Utama Penanganan Bencana

Berita Terbaru