dteksinews, Morowali- Aksi kemanusiaan pray For Sumatra dilakukan di fonuasingko pada Pukul 16.00 Wita sempat diwarnai dengan informasi terkait adanya Pungutan Liar (pungli) dilakukan lantas Morowali kepada supir Tronton.Selasa(16/12/2025)
Amrin selaku kordinator Relawan Kemanusiaan Morowali (REKAM) menyampaikan bahwa kejadian berhentinya mobil Tronton yang memuat exavator benar, tetapi terkait Pungli sama sekali tidak dilakukan oleh Pihak Lantas Morowali.
Amrin juga memuji adanya sikap dermawan yang dilakukan oleh salah satu anggota yang ada dalam mobil tronton tersebut. “Setelah balik dari pos lantas, ia kemudian memberikan sumbangan dana kepada rekan-rekan yang sedang melakukan aksi kemanusiaan,” jelas Amrin.
BRIPKA Muh. Rusdi sebagi Kanit Turjawalu Sat Lantas Polres Morowali menyampaikan, jika mobil tronton tersebut singgah untuk menitipkan uang, tetapi anggota Lantas langsung mengarahkan untuk menitipkan kepada peserta Aksi kemanusian yang berda tepat disamping Pos Lantas Morowali.
Hal ini disampaikan setelah Kanit Turjawali melakukan konfirmasi kepada Anggota Lantas yang sedang piket dan disampaikan kepada Amrin selaku Kordinator REKAM agar tidak tersebar informasi yang tidak benar kepada masyarakat Morowali.
Terakhir Bripka Muh Rusdi Juga menyampaikan dengan tegas bahwa saat ini pihak kepolisian tidak pernah melakukan pungli, apalagi kepada para penguna jalan yang membawa kendaraan berat seperti yang kejadian tadi. “Ini telah menjadi atensi kepolisian untuk memastikan tidak ada pungli yang terjadi,” ungkapnya.
Rusdi juga berharap kepada seluruh masyarakat Morowali, jika mendapatkan informasi atau perlakuan pungli, agar bisa melaporkan kepad pihak kepolisian.
“Karena dengan keterlibatan masyatakat morowali untuk sama sama kita awasi akan membantu kami untuk bertindak tegas,” tutur Rusdi.(pri)














