Plh. Dirjen Bina Adwil Bangun Konektivitas dan Kolaborasi untuk Kota Cerdas di ASEAN

- Penulis

Senin, 5 Agustus 2024 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri Dr. Drs. Amran, MT dalam Discussion Conference ASCN di Luang Prabang, Laos.

 

dteksinews, Indonesia yang diwakili Kementerian Dalam Negeri selaku Shepherd ASEAN Smart City Network (ASCN) mendorong kemitraan seluruh stakeholder meliputi pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional, termasuk kolaborasi antar kota di ASEAN dan negara lain untuk mewujudkan perkotaan cerdas, berkelanjutan dan berketahanan. Hal tersebut disampaikan Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri Dr. Drs. Amran, MT dalam Discussion Conference ASCN di Luang Prabang, Laos (31/08/2024).

“Kemitraan kolaboratif yang melibatkan sektor publik dan swasta sebagai pemangku kepentingan yang lebih luas, melalui ASCN dan platform relevan lainnya, dapat membantu menghadirkan solusi dan nilai yang lebih baik bagi pengembangan kota cerdas,” ujar Amran dalam sambutan pembukaan sesi panel ke-3: yang mengambil tema “Forging Partnerships to Spearhead Smart and Sustainable Urban Development in ASEAN”.

Discussion Conference merupakan bagian dari pertemuan tahunan 7th ASCN Annual Meeting 2024 di Laos. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang inisiatif perkotaan yang cerdas dan berkelanjutan di tingkat nasional, regional, dan global; bertukar dan membahas praktik baik dan pelajaran yang dipetik dalam menerapkan solusi cerdas untuk memecahkan masalah perkotaan di kota-kota ASEAN.

Baca Juga:  Pembalap Sepeda Petarung Korem 132/Tdl, Sertu Kasim Raih Podium 3 dalam Kejuaraan Sepeda Zebra Bhayangkara Presisi Sudirman Loop 2024

“Sejak didirikan, ASCN telah berkembang pesat. Sekitar 50 proyek telah dikembangkan dan 40 kemitraan telah dijalin untuk menyediakan berbagai dukungan, termasuk pengembangan kapasitas, berbagi pengetahuan, dan bantuan teknis,” tambah Amran.

Hal tersebut menurut Amran penting karena sebagai Shepherd ASCN, Indonesia ingin mendorong pembangunan perkotaan yang cerdas,berkelanjutan dan berketahanan, memiliki relevansi yang signifikan dan memainkan peran kunci dalam berkontribusi pada upaya regional untuk meningkatkan konektivitas dan ketahanan kawasan ASEAN dengan latar belakang lanskap geopolitik dan geoekonomi global.

Dalam Discussion Conference ini juga menghadirkan pemerintah Kabupaten/Kota Indonesia anggota ASCN sebagai pembicara. Kota Makassar memaparkan mengenai program Lorong Wisata yang memuat 21 konten (food security, inflation control, circular economy, city farming, city garden, sosial mitigasi, destinasi wisata baru, hingga pengembangan UMKM) dengan melibatkan dan memberdayakan Masyarakat

Sedangkan Kabupaten Banyuwangi menyampaikan mengenai program Smart Kampung yang didukung oleh MLIT Jepang dalam pengembangan aplikasi sesuai kebutuhan Banyuwangi seperti Road Manager yang memetakan kondisi jalan dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), dan Bike Sharing untuk layanan digitalisasi pemetaan rute bersepeda melalui destinasi-destinasi wisata di Banyuwangi.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Monitoring Operasi Ketupat 2026, Kapolda Sulteng Tinjau Pos Pengamanan di Kolonodale
Kemenko Polkam Gelar Rakor Tata Kelola dan Pelaporan Konvensi Senjata Biologi
Bupati Iksan Apresiasi THR Culinary Zone 2026, Dorong UMKM Morowali Tumbuh Kuat
Sertu  Muh Jufri Komsos  Bersama Warga Desa Lele
Perduli di Bulan Ramadhan, Polsek Bahodopi  Bagikan 400  Takjil
Jangan Biarkan Kerja Kotor Oknum Mencoreng Kepemimpinan Presiden 
Dorong Literasi Bagi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa di Morowali Kelola Sampah Secara Bijak pada Peringatan HPSN
Sekda Morowali , Buka Konsultasi Publik Lima Ranperda Strategis  
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:39 WIB

Monitoring Operasi Ketupat 2026, Kapolda Sulteng Tinjau Pos Pengamanan di Kolonodale

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:36 WIB

Kemenko Polkam Gelar Rakor Tata Kelola dan Pelaporan Konvensi Senjata Biologi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:58 WIB

Bupati Iksan Apresiasi THR Culinary Zone 2026, Dorong UMKM Morowali Tumbuh Kuat

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:51 WIB

Sertu  Muh Jufri Komsos  Bersama Warga Desa Lele

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:09 WIB

Perduli di Bulan Ramadhan, Polsek Bahodopi  Bagikan 400  Takjil

Berita Terbaru

Kriminal

Polres Morowali Tangani Kasus Penganiayaan di Bahoruru

Selasa, 24 Mar 2026 - 08:16 WIB