Peringatan Hari Ibu ke-97, Pemkab Morowali Dorong Pemberdayaan Perempuan Berbasis Kesetaraan Gender

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Morowali menggelar Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 yang dirangkaikan dengan Seminar Pemberdayaan Perempuan dalam Keadilan dan Kesetaraan Gender, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045” dengan subtema “Perempuan Giat, Ekonomi Kuat, Morowali Maju”. Seminar tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas DPMDP3A Kabupaten Morowali Abd. Malik Hafid, narasumber Psikolog Klinis dan Human Achievement Consultant Mohamad Basir, para camat dan lurah, anggota PKK, Dharma wanita, serta tamu undangan lainnya.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Morowali, Abdul Wahid Hasan, secara resmi membuka kegiatan seminar tersebut mewakili Bupati Morowali.

Dalam sambutannya, Abdul Wahid Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai sektor kehidupan, baik dalam ranah domestik sebagai pengelola rumah tangga maupun dalam ranah publik sebagai pendidik, tenaga kesehatan, pelaku usaha, aparatur pemerintah, hingga pemimpin komunitas.

“Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang responsif gender serta berpihak pada perlindungan dan pemberdayaan perempuan, dengan mengintegrasikan perspektif gender dalam proses perencanaan dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan tidak dapat dipisahkan dari pembangunan keluarga. Keluarga yang kuat dan sejahtera akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Selain itu, kesetaraan gender bukan berarti menyamakan peran laki-laki dan perempuan secara mutlak, melainkan memastikan adanya keadilan serta kesempatan yang setara sesuai dengan potensi dan kapasitas masing-masing.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke 79, Polres Morowali Bagikan 700 Paket Bansos Kepada Warga Tidak Mampu

Lebih lanjut, Abdul Wahid Hasan menekankan pentingnya peran generasi muda perempuan sebagai agen perubahan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan muda melalui pendidikan, pelatihan, pelatihan vokasi, serta akses terhadap teknologi dan informasi.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga media, untuk bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Morowali yang ramah perempuan dan peduli anak.

“Peringatan Hari Ibu ke-97 ini diharapkan menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Morowali yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam laporan ketua panitia disampaikan bahwa kegiatan seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, mengenai pentingnya keadilan dan kesetaraan gender serta peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan penguatan ekonomi keluarga. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memotivasi perempuan Morowali agar terus aktif, mandiri, dan berdaya dalam berbagai bidang kehidupan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang berlangsung interaktif. Narasumber membagikan potret dengan beragam ekspresi kepada peserta, yang kemudian diminta mengekspresikan serta menceritakan makna dari potret tersebut, menciptakan suasana dialog yang hangat dan penuh refleksi.(pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup
Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi
Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan
Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?
Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali
Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Pastikan Operasional dan Investasi Berlanjut
Jaga Keamanan  Tetap Kondusif, Babinsa Pererat Silaturahmi  Dengan Warga Binaan 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:22 WIB

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:55 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:32 WIB

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali

Berita Terbaru

Berita

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:22 WIB

Berita

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:32 WIB