Pasca  Bencana Sumatera dan Aceh, KRI Surabaya-591 Kirim Bantuan Sosial 

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Surabaya- KRI Surabaya-591 memberangkatkan Prajurit TNI dan bantuan Kemanusiaan Pulihkan Aceh dan Sumatera Pasca Bencana

Sebagai wujud dukungan percepatan pemulihan pasca bencana alam di wilayah Sumatera, KRI Surabaya-591 dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II, kembali mengemban misi kemanusiaan dengan mengangkut pasukan TNI Angkatan Darat beserta material pendukung dan bantuan sosial menuju Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Rabu (7/1/2026)

Kapal perang yang dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Saifudin Zukhri, S.E., M.Han melaksanakan embarkasi di Dermaga Semampir Timur, Koarmada II Ujung, Surabaya. Dalam misi ini, KRI Surabaya-591 membawa personel TNI AD dari Yonif TP 837/KT dan Yonif TP 887/KJM dari jajaran Kodam V Brawijaya, serta sejumlah kendaraan dan bahan kontak kemanusiaan yang akan digunakan untuk mendukung penanganan darurat bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk bahan kontak kemanusiaan yang dibawa terdiri dari beras, mie instant, air mineral, makanan ringan, susu, obat-obatan dan perlengkapan mandi, hingga alat sholat, Al Quran, dan alat tulis. Semua bahan bantuan tersebut berasal dari sumbangan masyarakat dan Pemerintah Kota Malang, yang dibawa langsung dari Malang menggunakan 10 buah truk.

Baca Juga:  Bantuan Alat Berat PT Vale Bantu Buka Akses Masyarakat Pasca Bencana di Luwu

Sementara para prajurit yang diberangkatkan telah dipersiapkan untuk membantu percepatan pemulihan wilayah pascabencana, sekaligus memberikan dukungan langsung kepada masyarakat, baik melalui bantuan tenaga, distribusi logistik, maupun penguatan kondisi keamanan dan ketertiban di daerah penugasan.

Terkait hal tersebut, Pangkoarmada II Laksda TNI I G.P. Alit , S.H.,M.Si., menyampaikan jika pengiriman pasukan dan bantuan ini menjadi cerminan soliditas dan sinergi antara TNI AL dan TNI AD dalam menjawab kebutuhan bangsa, khususnya pada situasi darurat kemanusiaan. Melalui misi ini, TNI AL kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah rakyat, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai kekuatan kemanusiaan yang siap membantu kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.(*/dteksinews)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup
Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi
Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan
Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?
Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali
Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Pastikan Operasional dan Investasi Berlanjut
Jaga Keamanan  Tetap Kondusif, Babinsa Pererat Silaturahmi  Dengan Warga Binaan 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:22 WIB

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:55 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:32 WIB

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali

Berita Terbaru

Berita

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:22 WIB

Berita

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:32 WIB