KRI Bung Hatta dan KRI Panah Amankan Kapal Asing pada Latihan Operasi Laut di Morowali

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf, menyaksikan secara langsung demonstrasi kemampuan operasi terpadu dalam Latihan Terintegrasi TNI 2025. Pada skenario utamanya, KRI Bung Hatta-370 bersama KRI Panah-626 sukses melaksanakan penyergapan terhadap kapal asing yang diduga melakukan aktivitas ilegal di wilayah yurisdiksi Indonesia, yang berlangsung di perairan Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11/2025).

 

Dalam latihan ini, TNI AL memfokuskan kemampuan pada operasi maritim, terutama pada aspek penyekatan, pengejaran, pemeriksaan, dan penggeledahan. Dua unsur kapal perang, KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 bertugas sebagai unsur sekat yang menempati sektor operasi menghadapi simulasi pergerakan kapal MV Jefry-88, yang digambarkan bermanuver berbahaya dan mencoba menerobos blokade.

 

Kedua kapal TNI AL tersebut melaksanakan rangkaian prosedur penting, mulai dari commcheck, penempatan sektor, komunikasi terhadap kapal target, hingga pelaksanaan Peran Tempur Bahaya Permukaan dan pengerahan Tim VBSS. Dalam simulasi, MV Jefry-88 akhirnya dapat dihentikan, diamankan, dan dikuasai oleh Tim VBSS melalui tahapan clearing area hingga boarding yang berjalan lancar dan terukur.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng, Lantik Pj Bupati Morowali Drs.Yusman Mahbub

 

Pada sesi penyergapan, Tim VBSS berhasil menguasai seluruh titik strategis kapal sasaran, memeriksa dokumen, muatan, hingga kru kapal dalam waktu yang ditentukan. KRI Panah-626 memberikan dukungan kecepatan, pengamanan perimeter, dan fire support selama proses penindakan berlangsung, memastikan operasi berjalan efektif dan aman.

 

Latihan aksi Unsur KRI berlangsung aman, tertib, dan memenuhi seluruh target yang ditetapkan. Melalui keterlibatan dua kapal perangnya, TNI AL menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan laut Indonesia, memperkuat interoperabilitas antar matra, dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam operasi laut yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta integrasi penuh.(*/dteksinews)

Sumber: Puspen TNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HPN 2026, Antara Pujian “Mitra Strategis” dan Realitas Relasi Pers–Pemerintah
Gubernur Anwar Hafid,Pimpin Rapat  Penataan Pertambangan Ramah Lingkungan di Sulteng
Kesbangpol Morowali Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik dan Etika Budaya Politik
Sekda Morowali,Tekankan Imperatif Validitas Data sebagai Basis Legitimitas Produk Hukum Daerah
Kesbangpol Morowali Intensifkan Kewaspadaan Nasional Melalui Sosialisasi dan Pembentukan FKDM di Sombori Kepulauan
Kadis DLH Morowali Tegaskan, Perketat Pengawasan Dugaan Sedimentasi dan Lindungi Ekosistem Mangrove
Menuju Data Terpadu, Sekda Morowali Buka Rakor Forum Satu Data Indonesia
Desa Tofuti Tampilkan Inovasi Pekarangan Produktif Lewat Lomba Desa Wisma
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 04:11 WIB

HPN 2026, Antara Pujian “Mitra Strategis” dan Realitas Relasi Pers–Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:05 WIB

Gubernur Anwar Hafid,Pimpin Rapat  Penataan Pertambangan Ramah Lingkungan di Sulteng

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:16 WIB

Kesbangpol Morowali Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik dan Etika Budaya Politik

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:08 WIB

Sekda Morowali,Tekankan Imperatif Validitas Data sebagai Basis Legitimitas Produk Hukum Daerah

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:49 WIB

Kadis DLH Morowali Tegaskan, Perketat Pengawasan Dugaan Sedimentasi dan Lindungi Ekosistem Mangrove

Berita Terbaru