Komentari Aksi Mendukung RUU TNI, Ketua GRD-KK Morowali: Itu Bukan Suara Masyarakat Sipil di Morowali.

- Penulis

Minggu, 30 Maret 2025 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali – Menanggapi aksi Mendukung RUU TNI Tahun 2025 yang dilakukan sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sipil Morowali, Ketua Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali, Amrin, menegaskan jika aksi tersebut bukanlah representatif masyarakat sipil Morowali.

“Kita sama-sama berkomitmen bahwa pengesahan RUU TNI oleh DPR merupakan tindakan yang dapat melemahkan supremasi sipil. Itu sangat berbahaya bagi demokrasi,” ujarnya, Sabtu, 29 Maret 2025.

Amrin kemudian menyebut bahwa penolakan RUU TNI bukanlah tanda bahwa masyarakat sipil tidak cinta dengan TNI, namun hal itu bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme para aparat TNI agar lebih fokus dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara dari ancarman eksternal.

Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sipil Morowali mendukung penuh RUU TNI Tahun 2025.

Opini yang dibangun oleh peserta aksi, yakni seakan-akan tindakan menolak RUU TNI adalah upaya menghalangi usaha Presiden Prabowo dalam menghalangi pemberantasan mega korupsi adalah pernyataan yang menyesatkan publik. Sebab, tidak memiliki landasan yang konkret terkait argumen yang dibangun.

Baca Juga:  Dandim 1311 Morowali Letkol Alzaki, Hadiri  Pelantikan dan Pengukuhan Anggota Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Morowali

”RUU TNI yang melegitimasi personel TNI untuk menempati jabatan sipil malah bisa menjadi penyebab korupsi, sebab jabatan tersebut diraih bukan berlandaskan asas meritokrasi,” jelasnya.

Ikut masuknya personel TNI dalam perpolitikan mengingatkan kembali pada masa orde baru, yang mana presiden saat itu, Soeharto menjadikan militer memiliki fungsi lebih, yaitu sebagai alat pertahanan dan politik. ”Jika presiden ingin membangkitkan hal serupa, maka itu telah melecehkan demokrasi yang dasarnya adalah dialog, bukan komando,” ungkapnya.

Di akhir, Amrin menyampaikan, dalam menanggapi isu terkait sahnya RUU TNI, mereka akan menggelar aksi yang masif dalam waktu dekat. Ia juga mengundang secara terbuka kepada Koordinator lapangan Aksi Mendukung RUU TNI di Bundaran KTM desa Bahomoni tadi, untuk berdebat terkait RUU TNI. “Kami tidak mengetahui siapa koordinator lapangannya, tetapi jika ia memiliki pandangan yang kuat mengenai penerimaan RUU TNI, maka seharusnya ia siap untuk berdebat,” ungkapnya.

Sumber:Amrin Ketua GRD-KK Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libur Usai, Pelayanan Imigrasi Morowali Kembali Normal!
Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat
Bupati Morowali Sambut Hangat Warga di Open House Hari Kedua Lebaran
Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga
Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 
Patroli Rumah Warga Ditinggal Mudik, Polres Morowali Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran
PLBN Serasan Catat 1.181 Pemudik Jelang Lebaran 2026
Bupati Iksan Apresiasi Perubahan Signifikan Masjid Agung Morowali
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:01 WIB

Libur Usai, Pelayanan Imigrasi Morowali Kembali Normal!

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:14 WIB

Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat

Minggu, 22 Maret 2026 - 03:56 WIB

Bupati Morowali Sambut Hangat Warga di Open House Hari Kedua Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:58 WIB

Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:35 WIB

Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 

Berita Terbaru

Daerah

Libur Usai, Pelayanan Imigrasi Morowali Kembali Normal!

Rabu, 25 Mar 2026 - 11:01 WIB

Kriminal

Polres Morowali Tangani Kasus Penganiayaan di Bahoruru

Selasa, 24 Mar 2026 - 08:16 WIB