Forbes Morowali Tegas Tolak IUP PT Dua Saudara Nikelindo

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali – Forum Rakyat Bersatu Morowali (Forbes Morowali) menyatakan sikap tegas menolak keberadaan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) milik PT Dua Saudara Nikelindo di Kabupaten Morowali. Perusahaan tersebut diketahui mengantongi izin operasi produksi dengan luas konsesi mencapai 1.535 hektar yang berada di wilayah Kecamatan Bungku Barat dan Bungku Tengah.kata Ketua Forbes Morowali Abd Jamil keoada dteksinews, Kamis(2/10/2025)

Ancaman Serius bagi Lingkungan

Forbes menilai wilayah konsesi PT Dua Saudara Nikelindo sangat rawan menimbulkan kerusakan lingkungan. Lokasi tambang yang bersinggungan langsung dengan Sungai Bahomante dikhawatirkan akan memicu pencemaran air, erosi, serta potensi banjir dan longsor. Selain itu, pembukaan lahan berskala besar juga berpotensi menghilangkan tutupan hutan yang selama ini menjadi penyangga ekosistem.

Kesejahteraan Warga Diragukan

Menurut Forbes, hingga kini tidak ada satu pun desa di Morowali yang merasakan manfaat nyata dari keberadaan perusahaan tambang nikel. Kondisi ini membuat masyarakat semakin pesimistis dengan janji-janji perusahaan yang selalu berbicara soal kesejahteraan, namun faktanya rakyat justru berhadapan dengan kerusakan lingkungan dan masalah sosial.

Risiko Sosial dan Ekonomi

Selain dampak ekologis, aktivitas pertambangan juga dipandang berisiko menimbulkan konflik lahan, minimnya kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, hingga ancaman kesehatan akibat polusi debu dan limbah tambang. Dari sisi ekonomi, keberadaan tambang justru dikhawatirkan menggeser sektor produktif masyarakat seperti pertanian dan perikanan.

Baca Juga:  PT DSN Sosialisasi  Ganti Rugi Lahan, Warga Tolak Harga Tak Sesuai Harapan 

“Kalau izin ini tetap berjalan hingga 2030, yang tersisa bagi masyarakat hanya kerusakan lahan tanpa ada jaminan keberlanjutan ekonomi. Kami pertegas, khususnya di Kecamatan Bungku Tengah tidak boleh ada kegiatan pertambangan apapun karena wilayah tersebut merupakan pusat kehidupan masyarakat dan penyangga utama ekosistem. Jangan sampai rakyat hanya jadi penonton, sementara kekayaan daerah diangkut keluar,” tegas Ketua Umum Forbes Morowali, Abd. Jamil.

Desakan kepada Pemerintah

Melalui pernyataan sikap ini, Forbes Morowali mendesak Pemerintah Kabupaten Morowali agar tidak memberi ruang bagi perusahaan yang hanya membawa mudarat bagi warga. Forbes juga meminta Pemerintah Pusat untuk meninjau ulang bahkan membatalkan izin operasi PT Dua Saudara Nikelindo.

“Forbes Morowali akan terus konsisten mengawal kepentingan masyarakat. Kami menolak segala bentuk eksploitasi tambang yang tidak berpihak pada rakyat dan lingkungan hidup,” pungkas Abd. Jamil.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat
Bupati Morowali Sambut Hangat Warga di Open House Hari Kedua Lebaran
Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga
Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 
Patroli Rumah Warga Ditinggal Mudik, Polres Morowali Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran
PLBN Serasan Catat 1.181 Pemudik Jelang Lebaran 2026
Bupati Iksan Apresiasi Perubahan Signifikan Masjid Agung Morowali
Dari Buka Puasa ke Peresmian Masjid, Bupati Apresiasi CSR PT Huabao
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:14 WIB

Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:58 WIB

Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:35 WIB

Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:31 WIB

Patroli Rumah Warga Ditinggal Mudik, Polres Morowali Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:56 WIB

PLBN Serasan Catat 1.181 Pemudik Jelang Lebaran 2026

Berita Terbaru

Kriminal

Polres Morowali Tangani Kasus Penganiayaan di Bahoruru

Selasa, 24 Mar 2026 - 08:16 WIB