Didominasi Karyawan IMIP, Perputaran Uang di Bahodopi Rp5,9 Triliun per Tahun

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah terus memerlihatkan grafik konsisten sepanjang tahun 2025. Hasil kajian tim Research and Support Departemen Secretariat General Affair PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menunjukkan, pola konsumsi warga yang didominasi pekerja industri di Kawasan IMIP menjadi elemen penggerak perputaran uang di wilayah ini.

Riset pada Oktober 2025 tercatat, nilai rerata pengeluaran bulanan karyawan mencapai Rp5.750.880 tiap orang. Alokasi terbesar untuk kebutuhan makanan dan minuman sebesar Rp2,19 juta, serta biaya kos/kontrakan sekitar Rp1,26 juta per bulan. Dengan total populasi pekerja mencapai 86.804 orang (data Departemen HR PT IMIP, September 2025), estimasi perputaran uang di Bahodopi diperkirakan mencapai Rp499,1 miliar tiap bulan, atau setara Rp5,9 triliun per tahun. Temuan ini mendeskripsikan jika aktivitas konsumsi karyawan menjadi stimulus utama pertumbuhan ekonomi lokal. Tren tersebut turut dipengaruhi perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang makin menjamur.

Pertumbuhan konsumsi dan perputaran uang warga di lingkar industri IMIP berdampak signifikan bagi perkembangan UMKM. Dalam aktivitas belanja harian, masyarakat masih menunjukkan preferensi kuat terhadap warung dan kios lokal. Sebanyak 57 persen responden memilih berbelanja di warung sekitar tempat tinggal, terutama karena faktor keterjangkauan lokasi (64 persen). Di antara ragam UMKM, kios yang menyediakan Pertamini menjadi unit usaha berjumlah terbanyak (981 unit) dan mengalami peningkatan paling signifikan. Disusul stan minuman dan makanan non-bangunan, masing-masing 735 dan 670 unit, kemudian kios (648) hingga warung makan (591).

Seiring pertambahan jumlah penduduk yang mayoritas adalah karyawan di kawasan IMIP, usaha mikro dengan modal relatif minim dapat cepat beradaptasi memenuhi kebutuhan logistik masyarakat. Di samping itu, unit usaha jasa penatu atau cuci pakaian, transportasi dan ritel lainnya juga mengalami peningkatan permintaan harian dari pekerja industri tersebut.

“Bahodopi berkembang bukan hanya karena industri, tetapi juga konsumsi warga yang bergerak setiap hari. Pola pengeluaran pekerja ini membuat ekonomi lokal mengalir sejak pagi hingga malam,” kata Media Relations Head PT IMIP, Dedy Kurniawan, mengungkap salah satu temuan utama riset tersebut.

Baca Juga:  Rachmansyah - Harsono Akan  Alokasikan Dana Hingga Rp 3 Miliar per Desa 

*Transaksi Nontunai Makin Marak*

 

Peningkatan permintaan konsumen membuat pertumbuhan sektor UMKM di Kecamatan Bahodopi melaju signifikan. Riset mencatat pula, banyak UMKM melaporkan peningkatan omzet dan memperluas layanan mereka, antara lain penyediaan jasa pesan-antar, jam operasional lebih panjang, hingga fasilitas pembayaran digital. Secara bertahap, dalam setahun terakhir, banyak usaha kecil mulai memanfaatkan pola transaksi digital untuk efisiensi usaha sekaligus menarik segmen konsumen pekerja yang menuntut kecepatan dan kemudahan pembayaran.

Riset menunjukkan, 60 persen karyawan masih mengandalkan metode pembayaran tunai, sementara 35 persen menggunakan kombinasi tunai dan nontunai. Sementara penggunaan pembayaran digital seperti memakai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menunjukkan peningkatan. Relevan dengan analisis Bank Indonesia Sulawesi Tengah (April 2025), pembayaran dengan standarisasi metode QR Code di Kabupaten Morowali melonjak hingga 364 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

53 persen pelaku UMKM tercatat telah menyediakan opsi pembayaran QRIS. Selain kemudahan transaksi, penerapan sistem pembayaran digital ini untuk menjaga keamanan meminimalkan risiko peredaran uang palsu dan efisiensi pencatatan transaksi. Sedikitnya, sekitar 49 persen karyawan tercatat pernah menggunakan QRIS minimal satu kali dalam transaksi sebulan terakhir. Kendati begitu, percepatan adopsi pembayaran digital masih menghadapi kendala utama, yaitu kebiasaan penggunaan uang tunai (56 persen) dan akses jaringan internet atau ketersediaan layanan merchant (36 persen).

“Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, perkembangan UMKM juga memberikan dampak sosial melalui terbukanya lapangan kerja baru bagi warga lokal. Banyak pelaku usaha kini mempekerjakan antara 1 hingga 5 orang untuk menunjang operasional harian. Kondisi ini mencerminkan peran UMKM sebagai salah satu sektor penting yang menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi warga,” jelas Dedy Kurniawan.

Secara keseluruhan, hasil riset mengindikasikan tahun 2025 merupakan periode dengan dinamika ekonomi masyarakat Bahodopi yang cukup progresif. Aktivitas belanja karyawan, tingkat kebutuhan harian yang tinggi, dan adaptasi UMKM terhadap perkembangan pasar telah membangun ekosistem ekonomi lokal yang kuat, didukung sistem transaksi lebih modern dan efisien. (*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat
Bupati Morowali Sambut Hangat Warga di Open House Hari Kedua Lebaran
Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga
Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 
Patroli Rumah Warga Ditinggal Mudik, Polres Morowali Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran
PLBN Serasan Catat 1.181 Pemudik Jelang Lebaran 2026
Bupati Iksan Apresiasi Perubahan Signifikan Masjid Agung Morowali
Dari Buka Puasa ke Peresmian Masjid, Bupati Apresiasi CSR PT Huabao
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:14 WIB

Rujab Bupati Morowali Dipenuhi Warga, Open House Berlangsung Hangat

Minggu, 22 Maret 2026 - 03:56 WIB

Bupati Morowali Sambut Hangat Warga di Open House Hari Kedua Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:58 WIB

Semangat Idulfitri Tak Pernah Padam, Bupati Morowali Apresiasi Antusias Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:35 WIB

Ribuan Jemaah Muhammadiyah,Shalat  Idulfitri Di Halaman Unismuh Palu 

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:31 WIB

Patroli Rumah Warga Ditinggal Mudik, Polres Morowali Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran

Berita Terbaru