Prof Zudan,(foto:ist)
dteksinews, Jakarta- Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlandaskan nilai spiritual melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI. Sejak pertama kali digelar pada 2012, kegiatan ini menjadi agenda pembinaan mental spiritual ASN yang dilaksanakan secara konsisten setiap dua tahun.Kamis (26/2/2026)
Memasuki tahun 2026, KORPRI kembali menggelar MTQ VIII dengan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah, dengan pusat kegiatan di Makassar. Pelaksanaan dijadwalkan berlangsung pada 23–30 Agustus 2026, mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.”
Penyelenggaraan MTQ KORPRI merupakan upaya meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus memperkuat syiar Islam dan ukhuwah di kalangan ASN seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental spiritual agar ASN mampu menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik secara profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Sejak penyelenggaraan perdana, MTQ KORPRI terus berkembang dengan partisipasi yang semakin luas. Kegiatan ini telah dilaksanakan di berbagai daerah, antara lain Makassar (2012), Banda Aceh (2014), Samarinda (2016), Jakarta (2018), penyelenggaraan virtual dari Jakarta (2020), Kendari (2021), Padang (2022), serta MTQ VII tahun 2024 yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia.
MTQ VIII tahun 2026 akan diselenggarakan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, serta Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sebagai tuan rumah bersama. Kegiatan direncanakan berlangsung di Makassar dan wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Pada pelaksanaan kali ini, MTQ VIII akan mempertandingkan 12 cabang lomba dengan 36 golongan, termasuk penambahan empat cabang baru dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Cabang yang dilombakan meliputi tilawah, tartil, hafalan Al-Qur’an, kaligrafi termasuk digital, dakwah, azan, khutbah Jumat, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga hafalan hadis.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan bagian penting dari pembangunan karakter ASN secara menyeluruh.
“MTQ KORPRI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan gerakan moral dan spiritual untuk membentuk ASN yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. ASN yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an akan melahirkan pelayanan publik yang humanis, adil, dan berkeadaban. Melalui MTQ VIII ini, kita ingin memperkuat budaya kerja ASN yang berlandaskan nilai spiritual dan kebangsaan,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan MTQ VIII Tahun 2026, KORPRI optimistis dapat terus memperkuat karakter spiritual ASN, mempererat persatuan nasional, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.(*/dteksinews)
Sumber: Setjen DPKN,
Editor: Supriyono














