Bupati Iksan Tegaskan Pembangunan Tak Boleh Tanpa Arah

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf,(foto:ist)

 

 

dteksinews, Morowali- Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan daerah dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Hal tersebut disampaikan saat rapat koordinasi yang digelar di Kecamatan Witaponda.

Dalam arahannya, Iksan menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi fase krusial untuk finalisasi seluruh program pembangunan. Ia menargetkan pada 2027 seluruh pekerjaan utama harus sudah tuntas, sehingga memasuki 2028 hingga 2030 fokus pemerintah daerah beralih pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tahun 2027 itu pembangunan harus tuntas, artinya 2026 seluruh pekerjaan harus difinalisasi. Di 2029–2030 pembangunan fisik mungkin tinggal sekitar 20 persen saja, karena kita sudah bersasar pada kesejahteraan,” ujar Iksan di Gedung STQ Witaponda, Selasa (10/2).

Menurut Iksan, pembangunan tidak boleh dilakukan secara terus-menerus tanpa arah yang jelas. Oleh karena itu, seluruh perencanaan di dua tahun ke depan harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perikanan dan pertanian.

Baca Juga:  Buaya Putih Peduli Stunting Kepada Mama Dan Anak-Anak Papua

“Dalam dua tahun ini saya minta tolong, semua betul-betul mempersiapkan program yang mencakup pelayanan untuk kesejahteraan secara umum. Infrastruktur kita jalan, pendidikan dan kesehatan diperkuat, pertanian juga kita dorong,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa percepatan pekerjaan menjadi kunci, sehingga pada 2028 hanya tersisa pekerjaan akhir. Iksan menyebut tahun 2026 ini sebagai titik awal pengawasan langsung dari dirinya.

“Kalau 2025 saya tidak banyak berkomentar, tapi tahun 2026 ini saya akan ikut langsung. Saya akan turun ke lapangan, dan alhamdulillah dalam setahun ini kita sudah mengetahui kebutuhan masing-masing kecamatan mulai dari Witaponda sampai kepulauan,” tambahnya.

Menutup arahannya, pemimpin muda itu berpesan agar seluruh jajaran pemerintah daerah bekerja serius dan terukur, sehingga hasil pembangunan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Targetnya tahun 2028, 2029, 2030 kita sudah bisa menikmati apa yang kita bangun hari ini,” pungkasnya.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesbangpol Morowali Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik dan Etika Budaya Politik
Sekda Morowali,Tekankan Imperatif Validitas Data sebagai Basis Legitimitas Produk Hukum Daerah
Kesbangpol Morowali Intensifkan Kewaspadaan Nasional Melalui Sosialisasi dan Pembentukan FKDM di Sombori Kepulauan
Kadis DLH Morowali Tegaskan, Perketat Pengawasan Dugaan Sedimentasi dan Lindungi Ekosistem Mangrove
Menuju Data Terpadu, Sekda Morowali Buka Rakor Forum Satu Data Indonesia
Desa Tofuti Tampilkan Inovasi Pekarangan Produktif Lewat Lomba Desa Wisma
Sekda Sebut,Morowali Siap Sukseskan Porprov Sulawesi Tengah 2026
Paspor Hilang Tak Perlu Panik, Ini Prosedur Penggantiannya
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:16 WIB

Kesbangpol Morowali Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik dan Etika Budaya Politik

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:08 WIB

Sekda Morowali,Tekankan Imperatif Validitas Data sebagai Basis Legitimitas Produk Hukum Daerah

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:55 WIB

Kesbangpol Morowali Intensifkan Kewaspadaan Nasional Melalui Sosialisasi dan Pembentukan FKDM di Sombori Kepulauan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:49 WIB

Kadis DLH Morowali Tegaskan, Perketat Pengawasan Dugaan Sedimentasi dan Lindungi Ekosistem Mangrove

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:25 WIB

Desa Tofuti Tampilkan Inovasi Pekarangan Produktif Lewat Lomba Desa Wisma

Berita Terbaru