Bupati Iksan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Lewat Validasi DTSEN Ketat

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengawal ketat proses validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan dari Pemerintah Daerah tepat sasaran dan hanya diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sebelumnya, Iksan telah membentuk tim khusus yang melibatkan beberapa dinas terkait guna memverifikasi data masyarakat miskin di Morowali. Hasil dari proses tersebut menunjukkan penurunan angka kemiskinan hingga 50 persen dari data sebelumnya.

“Selama ini data masyarakat miskin masih mengambang. Selama dua bulan terakhir kami membentuk tim untuk memvalidasi data tersebut. Dari rekap hasil rapat siang ini, jumlah orang miskin turun hingga 50 persen,” ungkap Iksan, Rabu (11/6).

Ia menegaskan bahwa keakuratan data DTSEN menjadi prioritas utama agar program bantuan dapat tersalurkan secara adil dan tepat.

“Keakuratan data adalah hal yang sangat penting. Karena data inilah yang menjadi fondasi. Jika datanya tidak akurat, maka bantuan bisa salah sasaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iksan menjelaskan bahwa proses pendataan akan dilakukan dalam dua gelombang untuk memastikan keabsahan data tersebut.

Baca Juga:  Cegah Kemacetan, Bupati Iksan Percepat Pembangunan Drainase di Kecamatan Bahodopi

“Akan ada gelombang kedua untuk pendataan kemiskinan ini. Data harus tepat sasaran karena berkaitan langsung dengan penganggaran. Itulah alasan kami membentuk tim khusus ini, yang juga akan dievaluasi setiap enam bulan atau satu tahun,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil validasi dan verifikasi data masyarakat miskin di beberapa kecamatan, terjadi penyusutan signifikan dalam jumlah penerima DTSEN:

Kecamatan Sombori Kepulauan: dari 1.032 KK menjadi 422 KK (291 KK tidak lagi memenuhi syarat dan 131 KK masuk dalam DTSEN baru).

Kecamatan Bungku Timur: dari 1.070 KK menjadi 479 KK.

Kecamatan Bumi Raya: dari 1.412 KK menjadi 572 KK.

Kecamatan Wita Ponda: dari 1.367 KK menjadi 493 KK.

Secara total, jumlah penerima DTSEN di empat kecamatan tersebut sebelum validasi mencapai 4.881 KK. Setelah proses validasi dan penambahan data baru, jumlahnya menurun drastis menjadi 1.977 KK.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas,Bahas Kebijakan Ekonomi  dan Energi 
Gerakan Pemuda Bersatu:Diduga Akibat Aktivitas PT KDR dan PT ABM Sungai Menjadi Keruh 
Presiden Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan
Seskab  Terima Kunjungan  Menteri  Komunikasi dan Digital, Bahas PP Tunas 
Sinergi Bersama Pemerintah, IMIP Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan
Presiden Prabowo Instruksikan Pembangunan Hunian Layak bagi Warga di Pinggir Rel
PT.FMI Memakan korban, Karang Taruna Desa Bete-Bete  Soroti Minimnya  Penerapan K3 Perusahaan 
Tragedi Kecelakaan Kerja PT FMI, GRD Desak Penegak Hukum Usut Tuntas Penerapan K3 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:56 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas,Bahas Kebijakan Ekonomi  dan Energi 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:08 WIB

Gerakan Pemuda Bersatu:Diduga Akibat Aktivitas PT KDR dan PT ABM Sungai Menjadi Keruh 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:02 WIB

Presiden Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:38 WIB

Seskab  Terima Kunjungan  Menteri  Komunikasi dan Digital, Bahas PP Tunas 

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

Sinergi Bersama Pemerintah, IMIP Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru