PT IMIP Padukan Pelestarian Mangrove dan Kemandirian Ekonomi Warga

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANGROVE: PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus mewujudkan target penghijauan dan pembangunan sabuk hijau (green belt) di sekitar kawasan melalui penanaman 10.000 bibit mangrove sepanjang 2026.(FOTO:IST)


dteksinews, – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus mewujudkan target penghijauan dan pembangunan sabuk hijau (green belt) di sekitar kawasan melalui penanaman 10.000 bibit mangrove sepanjang 2026. Sebagai bagian dari upaya tersebut, sebanyak 3.000 mangrove ditanam di pesisir Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah pada akhir pekan kemarin. Penanaman itu bertujuan menahan laju abrasi sekaligus memulihkan ekosistem pesisir.

Sejak Januari 2026, IMIP tercatat telah menanam lebih dari 7.000 pohon mangrove. Lokasi restorasi ditentukan lewat pemetaan area yang berpotensi ditumbuhi mangrove agar bibit dapat tumbuh optimal. Staff Environmental CDC PT IMIP sekaligus PIC Kegiatan, Adrian Sakti, menjelaskan, lokasi penanaman juga terus menjadi titik poin yang dievaluasi berdasarkan kesesuaian ekologisnya.

“Terkait kesesuaian lahan, memang wilayah pesisir Desa Fatufia itu sangat bagus. Kita juga punya potensi di tempat lain seperti di Desa Labota, Padabaho, dan Bete-bete. Dari ketiga desa ini terlebih dahulu difokuskan pada Desa Fatufia,” jelas Adrian, Kamis, (22/10/2026).

Aksi ini melanjutkan program penanaman mangrove yang telah dijalankan IMIP sejak 2018 lalu. Sepanjang 2018 sampai pertengahan 2026 saja, IMIP telah menanam lebih dari 150.000 mangrove di sejumlah desa sekitar kawasan industri. Baik melalui program CSR IMIP, maupun program Environmental and Sustainability IMIP. Program ini juga bahkan diperluas ke luar Morowali, antara lain ke Palu, Sulawesi Tengah, dan Brebes, Jawa Tengah.

Agenda in, kata Adrian, diproyeksikan mencapai dua target utama secara bersamaan, yakni restorasi ekosistem laut serta pencapaian kemandirian ekonomi masyarakat lokal. Sebagai bagian dari peta jalan perusahaan untuk tumbuh bersama warga, IMIP berencana memfasilitasi pembangunan sarana pembibitan (nursery) dalam strategi jangka menengah.

Baca Juga:  2 TPS di Bahodopi Akan Melaksanakan PSU

Adrian memaparkan, skema program ini nantinya akan menyatukan masyarakat dalam kelompok-kelompok khusus untuk memproduksi bibit mangrove secara mandiri. Rencana ini disusun sedemikian rupa dengan target akhir agar benih tersebut memiliki nilai ekonomis, dapat dikomersialkan, hingga terserap secara berkelanjutan oleh pasar. Program ini menanam Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorrhiza, dan Ceriops tagal. Pemilihan jenis didasarkan pada pemetaan ekologis Tim CDC IMIP. Kelima jenis ini dinilai paling adaptif terhadap salinitas (kadar garam) perairan dan substrat lumpur berpasir di pesisir Morowali.

Sebagai bentuk evaluasi risiko dan menjaga rasio keberhasilan vegetasi, tim di lapangan melakukan pemantauan berkala yang disiplin. “Monitoring setelah penanaman itu per tiga bulan sekali. Tapi bisa satu atau dua bulan, batas kritisnya di tiga bulan. Kita lakukan penyulaman terhadap bibit-bibit yang dirasa tidak tumbuh dengan baik. Sama seperti tahun 2026 ini, kita menyulam dari (penanaman) November 2025 lalu,” papar Adrian.

Ia menegaskan, IMIP terus aktif melakukan rehabilitasi lingkungan, termasuk program konservasi mangrove, terumbu karang, dan perlindungan keanekaragaman hayati. Keberhasilan penanaman itu diakui tidak lepas dari kolaborasi dengan multipihak. Selain Departemen Community Development and CSR, agenda pelestarian ini melibatkan Departemen Environmental and Sustainability IMIP, beberapa tenant dalam kawasan, TNI Angkatan Laut (AL), Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Mahasiswa Pecinta Alam Politeknik Industri Logam Morowali, serta partisipasi aktif warga desa. (*)

 

Narahubung: Dedy Kurniawan (Head of Media Department PT IMIP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Morowali Iriane Dorong Penempatan ASN Sesuai Kompetensi
Polisi Evakuasi Barang Penghuni Kos serta TPTKP Awal, Usai Kebakaran di Padabaho
Dilandasi Rasa Kebersamaan, Pengusaha Jasa Pertambangan Morowali Gelar Deklarasi dan Musyawarah 
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Paripurna, Sampaikan Lima Hal Penting 
Panglima TNI Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
Polres Morowali Tertibkan Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, Tiga Lokasi Jadi Sasaran Pengecekan
Dukung Ketahanan Pangan, RPK Nurul Rezeki Bahoruru Ikut Meriahkan Gerakan Pangan Murah di Morowali
Pos Kampling Digagas,Narkoba  dan Penyelewengan BBM Jadi Ujian Nyata Kamtibmas Sulteng
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:57 WIB

PT IMIP Padukan Pelestarian Mangrove dan Kemandirian Ekonomi Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Wabup Morowali Iriane Dorong Penempatan ASN Sesuai Kompetensi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Polisi Evakuasi Barang Penghuni Kos serta TPTKP Awal, Usai Kebakaran di Padabaho

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Dilandasi Rasa Kebersamaan, Pengusaha Jasa Pertambangan Morowali Gelar Deklarasi dan Musyawarah 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Sidang Paripurna, Sampaikan Lima Hal Penting 

Berita Terbaru