Dandim 1311/Morowali Letkol Inf Baja Sirait Imanuel menghadiri Perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tana Wana Kabupaten Morowali Utara,(FOTO:IST)
dteksinews, Morowali Utara – Komandan Kodim (Dandim) 1311/Morowali, Letkol Inf Baja Sirait, M.A., M.Mos., menghadiri Perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tana Wana yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Lemo, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Injil Bertumbuh, Berakar, dan Berbuah di Tanah Wana” tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS., serta dihadiri sekitar 1.500 orang dari berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan jemaat GKST.
Turut hadir Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN, Rizal Kalvari Marimbo; Anggota DPR RI, Elen Ester Pelealu, S.E.; Anggota DPD RI, Febriyanti Hongkiriwang, S.Si., Apt.; Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th.; serta sejumlah pejabat daerah dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1311/Morowali menyampaikan rasa bangga dapat hadir dan menginjakkan kaki di Tanah Wana. Ia berharap kehadirannya dapat membawa berkat bagi masyarakat suku Wana sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Perayaan satu abad Injil Masuk Tana Wana ini menjadi momentum bersejarah untuk mengenang perjalanan panjang penyebaran Injil, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta meningkatkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th., mengajak seluruh jemaat menjadikan peringatan 100 tahun ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk semakin mendewasakan iman dan memperkuat kehidupan rohani.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur, khususnya bagi masyarakat suku Wana yang masih membutuhkan peningkatan akses jalan penghubung antardesa dan ketersediaan jaringan listrik.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol pembukaan perayaan, peluncuran buku tentang sejarah penginjilan di Tana Wana k.(pri */pri)














