Usai Dialog dengan Warga Matarape, Bupati Morowali Iksan ,( tengah) Tegaskan PT Askon Ditutup,(FOTO:IST)
dteksinews, Morowali- Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan aktivitas PT Askon di Desa Matarape, Kecamatan Sombori Kepulauan, ditutup hingga proses hukum dan evaluasi terkait kejadian pada 2 Oktober 2026 berjalan.
“Pada prinsipnya sementara PT Askon kami tutup sambil menunggu proses hukum dan kemudian pengaturan legalitas lain. Kami atas pemerintah bersama semua tim Forkopimda bersepakat menutup PT Askon sambil menunggu evaluasi atau proses hukum yang berlangsung,” kata Iksan saat berada di lokasi kejadian, Kamis (8/10/2026).
Sikap tersebut disampaikan setelah Bupati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Morowali melakukan dialog dengan masyarakat Desa Matarape. Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu dilakukan untuk mendengarkan langsung persoalan yang muncul setelah kejadian pada 2 Oktober.
“Sekarang kami berada di lapangan tempat kejadian PT Askon bersama seluruh Forkopimda Kabupaten Morowali. Tadi sebelumnya kami melaksanakan pertemuan dengan masyarakat di Desa Matarape dan melakukan dialog kurang lebih dua jam,” ujarnya.
Dari dialog tersebut, pemerintah daerah memperoleh sejumlah poin persoalan yang kemudian menjadi bahan pembahasan bersama Forkopimda. Setelah pertemuan dengan masyarakat, Bupati bersama jajaran langsung meninjau titik lokasi kejadian.
Iksan mengatakan, belum adanya kejelasan terkait kelanjutan proses tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah untuk tetap mempertahankan penutupan PT Askon. Pemerintah daerah juga akan menunggu perkembangan proses hukum serta evaluasi terhadap aspek legalitasnya.
“Informasi yang berkembang tentang bagaimana kelanjutan itu sama sekali masih belum ada kelanjutan, jadi kami tetap tutup,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iksan turut menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban dalam kejadian tersebut. Ia menyebut empat korban berasal dari keluarga di Desa Matarape dan satu korban lainnya berasal dari desa sekitar.
Terkait pengamanan TKA yang berada di lokasi saat kejadian, Iksan menyampaikan bahwa yang bersangkutan telah diamankan ke Polda Sulawesi Tengah. Ia menyebut langkah cepat juga dilakukan jajaran kepolisian dan TNI untuk memastikan situasi tetap aman.
“TKA itu sementara sudah kita amankan ke Polda Sulteng kemarin pas kejadian itu. Kapolres, Pak Dandim semua bergerak cepat untuk melakukan tindakan supaya itu betul-betul aman,” pungkasnya.(*/pri)














