Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf,(kiri)serahkan Piala Bupati Morowali kepada perwakilan juara 1,(FOTO:IST)
dteksinews, Morowali- Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf secara resmi menutup pelaksanaan Piala Bupati Morowali 2026. Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian pertandingan yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dalam sambutannya, Iksan mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan Piala Bupati Morowali 2026. Menurutnya, semangat masyarakat dalam memeriahkan olahraga menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Ini adalah Piala Bupati yang luar biasa penontonnya, karena bukan persoalan siapa pemenangnya dan hadiahnya. Mungkin ini adalah semangat kita memeriahkan olahraga,” ujar Iksan di Lapangan Sangiang Kinambuka, Rabu (30/9/2026).
Iksan berpesan kepada para atlet agar tidak menjadikan hadiah sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti kompetisi. Ia menilai semangat untuk berolahraga dan membangun prestasi jauh lebih penting dalam setiap pertandingan.
“Jangan melihat hadiah. Tujuan kita bukan melihat hadiahnya, bagaimana semangat kita untuk olahraga,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Piala Bupati Morowali 2026 menjadi salah satu bagian dari proses pembinaan dan seleksi atlet daerah. Para atlet yang menunjukkan prestasi diharapkan dapat menjadi bagian dari kontingen Morowali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah yang akan digelar di Morowali pada Desember 2026.
“Di Desember nanti ada acara luar biasa dari provinsi yang ditempatkan di Morowali. Semua cabang olahraga yang ditunjuk KONI akan dipertandingkan di Porprov nanti tanggal 6,” ungkapnya.
Iksan berharap pelaksanaan Piala Bupati dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya mampu bersaing dengan 13 kabupaten/kota yang akan hadir dalam pelaksanaan Porprov.
“Makanya saya berharap dari adik-adik semua memberi kita adik-adik yang berprestasi, sehingga bisa melawan kabupaten-kabupaten lain. Ada 13 kabupaten/kota yang akan datang di Desember nanti,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Iksan meminta para peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa di balik kompetisi, Piala Bupati Morowali juga menjadi wadah untuk mempererat persatuan dan kebersamaan melalui olahraga.
“Ini adalah seleksi dan saya berharap yang tidak dapat juara jangan berkecil hati, karena ini adalah bagian pemersatu,” pungkasnya.(*/pri)














