Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul,( tengah)saat menghadiri peresmian lima fasilitas Polres Morowali,(FOTO:dteksinews)
dteksinews, Morowali – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan komitmennya untuk terus membantu pembangunan instansi vertikal di Kabupaten Morowali, meski kebijakan tersebut kerap menuai kritikan.
Kata Bupati Iksan, saat memberikan sambutan di Halaman Lapangan Tembak Polres Morowali, Sabtu (19/9/2026).
Iksan menyampaikan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal merupakan kunci percepatan pelayanan kepada masyarakat. Ia tidak menampik bahwa langkahnya membantu pembangunan instansi vertikal sempat dilarang dan sering dikritik.kata Iksan.
Ini Morowali, vertikal juga semua dibangun. Sampai ada larangan Pak, saya bilang begini yang kita bangun ini untuk rakyat. Betul melekat pada institusi itu, tetapi yang akan mempergunakan adalah rakyat.
“Jadi Bupati silakan dikritik, tapi selama dalam sebuah pelayanan dalam vertikal apapun yang ada di Kabupaten Morowali, mungkin saya,Bupati yang akan selalu membantu karena saya pikir ini adalah bagian yang mendukung dari sebuah percepatan pelayanan untuk masyarakat,” ujar Iksan.
Bupati Iksan menyebut, bantuan tersebut tidak hanya untuk Polres Morowali, tetapi juga untuk Kodim, Kejaksaan, hingga Kantor Imigrasi. Khusus untuk Imigrasi, tahun ini Pemda menambah anggaran untuk menyelesaikan pembangunannya, mengingat pentingnya pengawasan tenaga kerja asing di Morowali.
Iksan juga menyampaikan, curhatan Kapolres Morowali sebelumnya terkait minimnya anggaran dari pusat. Ia mengaku saling tahu kondisi anggaran yang diterima instansi vertikal.
Kita suruh bangun dengan fasilitas ini, selama tinggal ada yang tidak digaji kayaknya. Pak Supri dulu sering curhat, Pak Bupati anggota saya tiga ratus, anggaran saya setahun segini, coba Pak Bupati bayangkan, hampir-hampir ada yang tidak makan kayaknya anggota Pak. Kata Iksan menirukan keluhan mantan Kapolres Morowali.
Karena itu, menurutnya, sangat tidak elok jika ada kolaborasi namun ada satu kesatuan yang menderita.
Artinya kan kasihan juga Pak, kalau ada satu kesatuan kita ini kita yang namanya kolaborasi baru ada yang menderita, kan tidak enak kita dengarnya.
“Bupati Iksan bermimpi, semua fasilitas pelayanan di Morowali tampil representatif dan cantik.
Kita bayangkan kalau Polres cantik, Kodim cantik, Kejaksaan cantik, semua bagus untuk Morowali,” ungkap Iksan
Iksan menambahkan, Ketua DPR, saya itu kalau diibaratkan, dimarahi Tuhan, datang Islam saya toki, datang Pura saya toki, datang Nasrani gereja saya toki juga. Kita ini adalah amanah, kita ini adalah bagian semua, kita harus layani satu dengan yang lain demi sebuah pelayanan.
Di akhir sambutan, Bupati Iksan menegaskan bahwa sehebat apapun perencanaan tanpa dukungan anggaran tidak akan terwujud. Ia bersyukur Morowali diberikan rezeki melalui kolaborasi yang kuat dan sinergi semua pihak serta dukungan doa masyarakat.
“Sehebat apa dia merancang kalau tidak ada uangnya selamat tinggal Pak. Alhamdulillah Morowali diberikan rezeki dengan kolaborasi yang kuat antara sinergi semua yang ada di Morowali ini, tentunya dukungan masyarakat untuk saling berdoa agar Morowali ini terjaga dengan baik,” Ujar Iksan.(pri)














