Morowali Diperas Industri Dan Dipinggirkan Regulasi: Pemda Jangan Ompong, Penakut, dan Sekadar Jadi Penonton!!! 

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali (IP2MM) Kota Palu, Ikhtiar,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali  Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali (IP2MM) Kota Palu, Ikhtiar, menyoroti keras terbitnya Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 157/2026 tentang Penetapan Daerah Penghasil dan Daerah Pengolah Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara Tahun 2026. Regulasi ini menjadi bukti telanjang betapa buruknya posisi tawar dan diplomasi fiskal Pemerintah Daerah Morowali di hadapan pemerintah pusat.Sabtu(8/8/2026)

Kepmen ESDM No.157/2026 bukan sekadar dokumen administratif kaku dari pusat, melainkan tamparan keras bagi Pemda Morowali. Ini bukti nyata keterlibatan Pemda dalam dosa pembiaran! Bagaimana mungkin Morowali jantung hilirisasi nikel nasional yang menggembar gemborkan kawasan industri raksasa seperti PT IMIP bisa diamputasi dan dieliminasi dari daftar Daerah Pengolah Ini bukan hanya kelalaian, tetapi bentuk ketidakmampuan, ketiadaan taji, dan sikap oportunis Pemda yang gagap mengawal hak fundamental rakyatnya di tingkat nasional! . Ikhtiar (Ketua IP2MM Kota Palu)

Pemda Morowali selama ini hanya sibuk memamerkan angka pertumbuhan ekonomi semu di atas kertas dan menjadi karpet merah bagi investor, tetapi ompong dan penakut saat memperjuangkan hak fiskal daerah. Ketika keputusan sekerusial Kepmen 157/2026 ini digodok di Jakarta, di mana elite pejabat Pemda Morowali setelah hak daerah ditelanjangi pusat,Ketidakmampuan mendeteksi dan mengawal regulasi ini adalah bukti kegagalan kepemimpinan daerah!.

Baca Juga:  Serka Aldesman  Pendampingan Kegiatan  Pasar Murah di Wilayah

Setiap hari rakyat Morowali dipaksa memakan debu industri, menghirup udara tercemar emisi PLTU batu bara, menyaksikan pesisir dan wilayah tangkap nelayan rusak, serta menanggung bobroknya jalan infrastruktur dan krisis layanan publik akibat lonjakan demografi. Rakyat Morowali yang menelan pahitnya racun ekologis dan beban sosial, tetapi pusat dan pemangku kepentingan lain yang menikmati manisnya DBH Pemda jangan pura-pura buta ,dengan terancamnya porsi DBH akibat Kepmen ini, Pemkab Morowali telah melumpuhkan kapasitas finansialnya sendiri untuk memulihkan ruang hidup masyarakat.

Regulasi ini memperjelas posisi Morowali yang hanya diperlakukan sebagai sapi perah dan benteng hilirisasi nikel tanpa garansi masa depan. Pemda tidak boleh terusmenerus memelihara mentalitas pelayan investor yang pasif dan sekadar jadi penonton saat daerahnya dikuras habis.

Jangan biarkan Morowali hanya menjadi catatan sejarah tentang tanah yang dikeruk habis, lingkungan yang dihancurkan, lalu ditinggalkan dalam kemiskinan dan krisis ekologis saat nikel habis! Hari ini kami, mahasiswa dan pemuda Morowali, menuntut keadilan. Pemda Morowali Ambil tindakan tegas sekarang, atau catat nama kalian sebagai pengkhianat masa depan generasi Morowali.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel
TNI Hadir Membawa Manfaat Ekonomi, Bazar Murah Semarakkan HUT ke-81
Kecanduan Beli Sabu, Pelaku Curanmor Curi Motor Tetangga
Menerima Kunjungan Persahatan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Bamsoet Dorong Peningkatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia dan Maroko
Dimulai Serentak Hari Ini, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan
Teknologi dan Praktik Berkelanjutan PT Vale Dorong Transformasi Industri Pertambangan di Morowali
Pemerintah Lunasi Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun
Hutang obligasi BLBI, Diselesaikan dalam 2 Tahun Pertama Pemerintahan Presiden Prabowo
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:37 WIB

Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel

Selasa, 22 September 2026 - 12:18 WIB

TNI Hadir Membawa Manfaat Ekonomi, Bazar Murah Semarakkan HUT ke-81

Selasa, 22 September 2026 - 10:53 WIB

Kecanduan Beli Sabu, Pelaku Curanmor Curi Motor Tetangga

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WIB

Menerima Kunjungan Persahatan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Bamsoet Dorong Peningkatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia dan Maroko

Selasa, 22 September 2026 - 10:35 WIB

Dimulai Serentak Hari Ini, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan

Berita Terbaru

Berita

Kecanduan Beli Sabu, Pelaku Curanmor Curi Motor Tetangga

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:53 WIB