Reses Di Bungku Tengah, Arnila Pacu Kemandirian Ekonomi Masyarakat

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah dari Partai Nasdem, Arnila HI. Moh Ali menggelar reses di Bungku Kota,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali-Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah dari Partai Nasdem, Arnila HI. Moh Ali menggelar reses penjaringan aspirasi masyarakat anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah periode 2024-2029 masa persidangan III tahun kedua di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Rabu (22/7/2026).

Arnila HI. Moh Ali didampingi anggota DPRD Morowali, Gafar Hilal dan ketua Pebotoa Adati Tobungku, M I Ridhwan.

Dalam kesempatan tersebut, Arnila berkunjung di Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah. Ia menerima seluruh aspirasi dari masyarakat yang hadir dan akan memperjuangkan aspirasi tersebut di Provinsi Sulawesi Tengah.

Arnila menekankan usulan dari masyarakat dalam bentuk peningkatan UMKM agar mempengaruhi peningkatan pendapatan masyarakat, tidak terpaku dengan pembangunan fisik seperti drainase dan lainnya.

Ia memikirkan kemajuan ekonomi masyarakat jauh kedepan hingga pasca tambang dan industrialisasi. Menurutnya, investasi smelter raksasa yang berdiri di Morowali tidak selamanya akan menjadi penopang, sebab sumber daya alam yang terbatas dan akan habis pada waktunya.

Baca Juga:  Rapat Gelar Operasional (GO) Semester I 2025, Polsek Bungku Tengah Raih Selra Tertinggi

Untuk itu, Arnila mengingatkan masyarakat untuk melakukan persiapan sedini mungkin dalam dunia usaha, baik skala mikro, kecil dan menengah untuk kemandirian ekonomi di masa mendatang.

“Saya berharap ibu-ibu dapat mengembangkan usaha untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga dan tentunya menciptakan kemandirian ekonomi di masa depan,” tegasnya.

Politisi perempuan asal Wosu itu memberikan perhatian secara luas kepada masyarakat. Ia menganggap jabatan yang diembannya saat ini adalah hasil dari pilihan masyarakat, sehingga bentuk pengabdiannya kepada masyarakat untuk membawa aspirasi sangat wajib untuk diperjuangkan.

“Uang pemerintah ini kan milik masyarakat, jadi apa yang masyarakat butuhkan harus kita perjuangkan. Uang rakyat jangan ditahan-tahan, salurkan untuk kebutuhan masyarakat dalam bentuk program agar ekonomi bergerak,” tutupnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun
Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah
Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat
JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng
Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg
Babinsa Koramil Bahodopi Sigap! Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Kost di Desa Fatufia
Hadiri Peresmian  Fasilitas Polres Morowali, Ini Pesan Bupati Iksan
Kapolda Sulteng Resmikan 5 Fasilitas Polres Morowali  
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:43 WIB

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun

Sabtu, 19 September 2026 - 12:33 WIB

Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

Sabtu, 19 September 2026 - 12:23 WIB

Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng

Sabtu, 19 September 2026 - 07:09 WIB

Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg

Berita Terbaru