Wabup Iriane Iliyas Dorong Pembentukan TRC Multisektor Hadapi Risiko Bencana

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas,(tengah),(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali– Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar Rapat Pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Multisektor Penanggulangan Bencana bertema “Bencana Urusan Bersama” di Aula Lantai II Kantor Bupati Morowali, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, serta dihadiri Kajari Morowali, Kapolres Morowali, Dandim 1311/Morowali, Kepala Pelaksana BPBD, Staf Ahli Bupati, Baznas, para camat, perwakilan PT IMIP, serta unsur perangkat daerah dan instansi terkait.

Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa pembentukan TRC Multisektor merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Morowali untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Tim ini dibentuk guna meningkatkan koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan relawan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, terpadu, dan profesional.

Sementara itu, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas mengatakan bahwa pesatnya pembangunan di Morowali harus diimbangi dengan kesiapan menghadapi berbagai ancaman bencana, baik bencana alam maupun nonalam. Menurutnya, berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia, Morowali termasuk daerah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga membutuhkan sistem penanggulangan bencana yang tangguh.

Baca Juga:  Babinsa 1311 -09, Hadiri  Rapat Kunker Anggota Komisi  III DPRD Morowali 

Ia menegaskan bahwa pembentukan TRC Multisektor menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam melakukan kaji cepat, penanganan darurat, hingga pengoperasian Pos Komando saat terjadi bencana.

“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, tetapi membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, media, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati berharap Tim Reaksi Cepat yang dibentuk tidak hanya bersifat administratif, tetapi memiliki personel yang terlatih, sistem komunikasi yang baik, serta mampu memberikan respons cepat dan terkoordinasi dalam setiap kondisi darurat.

Melalui pembentukan TRC Multisektor ini, Pemerintah Kabupaten Morowali berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan daerah serta memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai risiko bencana.(***)

Sumber: IKP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keadilan Pendidikan, Bupati Morowali Pastikan Siswa SMA dan SMK Juga Kebagian Bantuan
Menui Kepulauan Jadi Tuan Rumah MTQH XVI, Wabup Iriane Lepas Pawai Taaruf
Vale Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Melalui Penguatan Koperasi dan UMKM
Dandim 1311 Morowali  Hadiri Peresmian PLTD di Menui Kepulauan 
Menkum Supratman di Depan Forum Jurnalis ASEAN: Teknologi Berkembang, Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi
Bupati Iksan Resmikan Listrik 24 Jam di Dua Wilayah Kepulauan Morowali
Lantik Pengurus Golkar Menui Kepulauan, Iksan Instruksikan Kader Bekerja untuk Rakyat
Setelah Tahun 2018, Kapolres Morowali Kembali Kunjungi Menui Kepulauan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Demi Keadilan Pendidikan, Bupati Morowali Pastikan Siswa SMA dan SMK Juga Kebagian Bantuan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Menui Kepulauan Jadi Tuan Rumah MTQH XVI, Wabup Iriane Lepas Pawai Taaruf

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:18 WIB

Vale Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Melalui Penguatan Koperasi dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Dandim 1311 Morowali  Hadiri Peresmian PLTD di Menui Kepulauan 

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Menkum Supratman di Depan Forum Jurnalis ASEAN: Teknologi Berkembang, Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Berita Terbaru