Panglima TNI Hadiri Rapat Paripurna DPR RI ke -19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (tengah) saat  menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke -19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026,(FOTO: IST)


 

dteksinews, Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kasau Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026).

Dalam pidatonya Presiden Prabowo memaparkan sejumlah capaian ekonomi dan menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, memperluas program sosial, hingga mempercepat industrialisasi nasional. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas utama nasional guna menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan dalam negeri. Pemerintah pun mencatat capaian signifikan dalam peningkatan produksi pangan dan cadangan beras nasional sepanjang tahun 2026.

“Produksi kita tertinggi selama sejarah Republik Indonesia. Cadangan yang ada di gudang-gudang kita, di gudang pemerintah, [gudang] cadangannya tidak cukup. Kita harus sewa gudang-gudang lain. Kita sekarang punya cadangan sudah lebih dari 5,3 juta ton beras cadangan. Cadangan beras Desember 2025, 3,25 [juta ton]. Sekarang 10 Mei, cadangan beras yang kita kuasai 5,3 juta ton,” ucap Presiden.

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa pemerintah berhasil memperkuat produksi pupuk nasional sekaligus menurunkan harga pupuk bagi petani. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Baca Juga:  Panglima TNI Dorong Kepemimpinan Visioner bagi Calon Danbrig, Danyon, dan Wadanyon YTP

“Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, harga pupuk kita turunkan 20 persen. Petani-petani kita sekarang bisa menikmati pupuk dengan jumlah yang cukup. Yang sekarang kita harus jaga adalah jangan sampai pupuk subsidi diselewengkan atau diselundupkan ke tempat lain. Ini harus kita jaga bersama,” tutur Presiden.

Selanjutnya, Presiden menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau puluhan juta penerima di seluruh Indonesia. Pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut di lapangan.

“Makan bergizi gratis sekarang sudah dinikmati oleh 62,4 juta penerima setiap hari. Angka ini termasuk 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868 ribu ibu hamil menerima MBG setiap hari,” ujar Presiden.

Sebagai bagian dari komponen utama pertahanan negara, TNI berkomitmen untuk terus mendukung seluruh program strategis pemerintah. Melalui sinergi bersama kementerian, lembaga, dan seluruh elemen bangsa, TNI siap berperan aktif dalam mendukung percepatan pembangunan nasional guna mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (red/dteksinews)

 

Sumber; Puspen TNI

Editor:Supriyono

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seskab Teddy:  Apresiasi Kepada Salah Satu Deputi Yang Akan Memasuki Masa Purna Tugas.
Kemendagri, Dorong Daerah Perkuat Implementasi RAK LLAJ untuk Tekan Kecelakaan Lalu Lintas
Jelang 2 tahun Peluncuran, Nilai Investasi dari Golden Visa Indonesia Tembus Rp 52,1 Triliun
Presiden RI  Umumkan PP Baru, Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Wajib Lewat BUMN 
Presiden Prabowo:Kekayaan Bangsa Harus Menjadi Kekuatan Bangsa,Untuk Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat. 
Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional Melalui KEM PPKF 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Capai 6,5 Persen
Bamsoet Dukung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027
Mentan Amran: Desa Tak Bergantung pada Dolar, Pertanian Jadi Bantalan Ekonomi Nasional
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:49 WIB

Panglima TNI Hadiri Rapat Paripurna DPR RI ke -19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:48 WIB

Seskab Teddy:  Apresiasi Kepada Salah Satu Deputi Yang Akan Memasuki Masa Purna Tugas.

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:37 WIB

Kemendagri, Dorong Daerah Perkuat Implementasi RAK LLAJ untuk Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:15 WIB

Jelang 2 tahun Peluncuran, Nilai Investasi dari Golden Visa Indonesia Tembus Rp 52,1 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:58 WIB

Presiden RI  Umumkan PP Baru, Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Wajib Lewat BUMN 

Berita Terbaru