Pemerintah Kerahkan kekuatan bersinergi hadirkan Rasa Aman Mudik Lebaran

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat  mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2026 di Jakarta, kamis(12/3/2026)

 

dteksinews, Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun kembali ke tempat tugasnya. Pengamanan dan kelancaran arus mudik bukan hanya menjadi tugas satu lembaga atau satu instansi saja, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.

“Hari ini kita dapat melihat bersama bahwa pasukan yang akan terlibat langsung dalam pengamanan arus mudik telah melalui proses pemeriksaan kesiapan. Saya tekankan kembali bahwa kekuatan yang ditampilkan saat ini adalah pasukan yang terlibat secara langsung di lapangan, sementara kekuatan yang mendukung secara tidak langsung jumlahnya bahkan lebih besar,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago pada Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2026 di Jakarta, Kamis (12/3/2026) dalam siaran pers NO. 92/SP/HM.01.02/POLKAM/3/2026

Menko Djamari menjelaskan, TNI dan Polri bekerja sama dengan berbagai unsur lain, termasuk Basarnas, BNPB, BMKG, serta berbagai elemen masyarakat yang turut berperan dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. “Hal ini menunjukkan betapa besar komitmen dan tekad kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun kembali ke tempat tugasnya, khususnya menuju Jakarta,” tegasnya.

Menko Polkam berharap seluruh rangkaian perjalanan mudik dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib. Namun, katanya, hal tersebut juga sangat bergantung pada kedisiplinan para pengguna jalan dan fasilitas transportasi. Misalnya, disiplin dalam menggunakan rest area dan tidak berhenti di bahu jalan tol, karena hal tersebut dapat menghambat arus lalu lintas dan merugikan banyak pihak.

“Persiapan pengamanan ini telah kami lakukan sejak awal bulan Ramadan. Meskipun kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, kami terus melakukan evaluasi dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan,” kata Menko Djamari.

Menko Polkam juga berharap rekan-rekan insan pers dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada masyarakat luas, sehingga semua pihak menyadari bahwa kelancaran dan keamanan perjalanan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kedisiplinan seluruh pengguna sarana transportasi, baik darat, laut, maupun udara. “Semoga seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun perjalanan balik mudik,” katanya.

Baca Juga:  Kodim 1311/Morowali dan Pemda,  Bagikan Bendera Merah Putih Jelang HUT RI Ke-80 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sekitar 661.243 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Kementerian Dalam Negeri, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik tahun ini. Operasi pengamanan tersebut akan dilaksanakan selama 13 hari.

Disampaikan, beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan mudik tahun ini yakni berdasarkan prakiraan dari BMKG, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan. Oleh karena itu, pemerintah juga mempersiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun kondisi darurat lainnya.

“Pemerintah juga menyiapkan berbagai alternatif rute perjalanan guna memastikan pelayanan arus mudik dan arus balik tetap berjalan dengan lancar. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan lokasi evakuasi, tempat pengungsian, serta langkah-langkah penanganan pada tahap pra-bencana, saat bencana, maupun pascabencana,” kata Kapolri.

Di tengah kondisi global yang memengaruhi harga energi, pemerintah juga memastikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi cukup, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan atau panik. Pemerintah terus memberikan perhatian melalui berbagai subsidi dan stimulus, serta menyediakan berbagai pilihan moda transportasi bagi masyarakat, mulai dari kereta api, bus, pesawat, hingga kendaraan pribadi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik untuk tetap mengutamakan keselamatan, berhati-hati di jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas, agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga pada Hari Raya Idulfitri,” katanya.

Apel gelar pasukan ini turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, serta perwakilan Kementerian/Lembaga terkait.(*/dteksinews)

Sumber:  Polkam

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Terima Penghargaan Ganda dari Pemprov Kepri, Apresiasi atas Pengabdian Merah Putih Kodaeral IV
Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
Bupati Morowali Apresiasi PT Vale Bangun Fire Shelter di Bungku Timur
Black Stone Airline Tambah Dua Armada, Bamsoet Dorong Penerbangan Kargo Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Industri
Hadiri Munas PERIKLINDO, Bamsoet Apresiasi Terpilihnya Kembali Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko sebagai Ketua Umum
Bupati Morowali Iksan, Teken Kerja Sama Replikasi Aplikasi SISGITA di Tangsel  
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 
Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:38 WIB

TNI AL Terima Penghargaan Ganda dari Pemprov Kepri, Apresiasi atas Pengabdian Merah Putih Kodaeral IV

Jumat, 25 September 2026 - 08:33 WIB

Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 08:20 WIB

Bupati Morowali Apresiasi PT Vale Bangun Fire Shelter di Bungku Timur

Kamis, 24 September 2026 - 12:09 WIB

Black Stone Airline Tambah Dua Armada, Bamsoet Dorong Penerbangan Kargo Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Industri

Kamis, 24 September 2026 - 05:47 WIB

Hadiri Munas PERIKLINDO, Bamsoet Apresiasi Terpilihnya Kembali Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko sebagai Ketua Umum

Berita Terbaru

Berita

Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 Sep 2026 - 08:33 WIB

Berita

Babinsa Bahodopi Sigap,  Padamkan Kebakaran Lahan Warga 

Jumat, 25 Sep 2026 - 05:55 WIB