IMIP Fasilitasi Magang Dosen, Kuatkan Kolaborasi Industri–Akademisi

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali– PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia SDM) nasional melalui program magang dosen di bidang industrialisasi dan hilirisasi nikel. Langkah nyata tersebut mendorong kolaborasi strategis bersama perguruan tinggi dalam menguatkan transformasi ekonomi berbasis nilai tambah mineral. Program ini sekaligus memerkuat praktik keberlanjutan berbasis environmental, social, and governance (ESG). Rabu (4/3/2026)

HR Operation Head PT IMIP, Trisno Wasito, menjelaskan, agenda magang dosen dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait proses hilirisasi nikel di kawasan industri. Mulai dari pengolahan bahan baku, teknologi pemurnian, rantai pasok industri baterai, hingga sistem manajemen lingkungan dan keselamatan kerja. Pelibatan diaplikasikan langsung di lapangan dan para dosen mendapat wawasan aktual mengenai dinamika industri, tantangan operasional, serta inovasi teknologi yang diterapkan dalam pengolahan nikel terintegrasi.

“Dengan adanya pengalaman dosen itu, maka dapat memberikan wawasan dan gambaran seperti apa industri di IMIP. Mereka Diharapkan memiliki pandangan lebih terkait manajemen lingkungan kerja di industri. Bagi IMIP kegiatan magang dosen merupakan program yang menguntungkan. Pembelajarannya menyangkut segala hal relevan dengan mata kuliah yang diajarkan dosen itu,” kata Trisno Wasito saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).

Program magang dosen ini juga diharapkan mampu memperkuat relevansi kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri. Dengan pengalaman langsung di lapangan, para dosen dapat memperkaya visi materi ajar, dan membangun jejaring kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan industri. Ke depan, IMIP berharap program ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan tercipta ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pengolahan nikel dan transisi energi global.

Melalui program magang dosen ini, IMIP menegaskan bahwa hilirisasi nikel bukan semata-mata agenda ekonomi, melainkan juga bagian dari transformasi industri yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara industri dan akademisi menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Baca Juga:  Polsek Bahodopi Gelar KRYD, Amankan 41 Knalpot Brong di Jalan Trans Sulawesi

Trisno Wasito mengatakan, melalui program ini, sudah ada lima akademisi yang magang di kawasan IMIP. Satu dosen dari jurusan Teknik Metalurgi Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) dan empat lainnya asal Akademi Teknik Industri Makassar (ATIM). “Mereka belajar tentang proses hidrometalurgi dan pirometalurgi, di departemen safety, environmental, dan sejumlah produksi lainnya dalam kawasan IMIP. Ini sebenarnya untuk melengkapi magang mahasiswa. Karena magang dosen akan menyelaraskan antara program-program yang ada di kampus dengan kebutuhan industri,” jelas Trisno Wasito.

Dari aspek lingkungan, para peserta magang mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan limbah industri, efisiensi energi, pengendalian emisi, serta upaya reklamasi dan rehabilitasi lingkungan. Dari sisi sosial, program ini memerlihatkan bagaimana aktivitas industri berjalan linear dengan pemberdayaan masyarakat sekitar. Para dosen juga mempelajari praktik transparansi tata kelola perusahaan, kepatuhan regulasi, serta standar operasional yang diterapkan dalam kawasan pengelola industri berbasis nikel tersebut.

Trisno Wasito menegaskan, IMIP konsisten berkontribusi menciptakan SDM unggul di sektor industri hilirisasi nikel. Ke depan ilmu yang diperoleh dalam kawasan penggerak utama penyerap tenaga kerja dan menekan angka pengangguran terbuka tersebut, dapat menjadi referensi menyusun kurikulum baru pengajaran industri hilirisasi nikel. “Secara langsung manfaat bagi IMIP adalah terciptanya hubungan dan sinergi baik antara industri serta akademisi. Kami memandang, sinergi dengan perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam mendukung agenda hilirisasi nasional,” tandasnya. (*/dteksinews)

 

Narahubung: Dedy Kurniawan (Head of Media Department PT IMIP)

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Perkuat Pengawasan, Kepala Bea Cukai Morowali Kunjungi Kapolres Morowali
Perumusan Kebijakan Publik yang Ideal
Sudaryano Lamangkona Pimpin PMO Platform Digital “SAPA UMKM”
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi
Kemendagri Dampingi Kabupaten Tapin Perkuat Pelaporan e-SPM dan Penyusunan Rencana Aksi 2026
Tak Kenal Lelah, Malam Hari Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali Tetap Bekerja Membuka Jalan
Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo
Kades Pulau Dua: Pembangunan Atap MCK dapat Bermanfat bagi Siswa  
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:01 WIB

Sinergi Perkuat Pengawasan, Kepala Bea Cukai Morowali Kunjungi Kapolres Morowali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:49 WIB

Perumusan Kebijakan Publik yang Ideal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:06 WIB

Sudaryano Lamangkona Pimpin PMO Platform Digital “SAPA UMKM”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:45 WIB

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:27 WIB

Kemendagri Dampingi Kabupaten Tapin Perkuat Pelaporan e-SPM dan Penyusunan Rencana Aksi 2026

Berita Terbaru

Berita

Perumusan Kebijakan Publik yang Ideal

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:49 WIB