Investasi IMIP Capai Rp696,9 Triliun, Serap 89.849 Tenaga Kerja 

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP),(foto:ist)

 

dteksinews, Morowali – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadi bukti nyata kemampuan negara dalam menarik dan mengelola investasi skala global dan membangun kepercayaan investor internasional. Hingga akhir tahun 2025 lalu, total investasi yang masuk ke kawasan industri terintegrasi dan berfasilitas lengkap dari hulu ke hilir ini mencapai USD 41,483 miliar atau setara Rp696,91 triliun (kurs Rp16.800). Nominal itu meningkat signifikan dibandingkan tahun 2022 lalu, sebesar USD 29,6 miliar.Rabu(25/2/2026)

Deputi Direktur Operasional PT IMIP, Yulius Susanto, mengakui, lonjakan penanaman modal tersebut mencerminkan kepercayaan global terhadap ekosistem industri yang dibangun di Morowali. “Investasi di kawasan IMIP terus meningkat secara konsisten. Pertumbuhan ini juga berdampak langsung pada peningkatan serapan tenaga kerja,” ujarnya, Rabu (25/02/2026).

Dijelaskan, investasi tersebut mencakup pengembangan hilirisasi nikel, pembangunan infrastruktur kawasan, serta ekspansi tenant manufaktur. Dengan keberadaan 52 perusahaan yang beroperasi, IMIP mengembangkan ekosistem industri terpadu berbasis hilirisasi, mulai dari pengolahan nikel, produksi stainless steel dan carbon steel, hingga bahan baku baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia memegang posisi strategis dalam rantai pasok global transisi energi. Nikel menjadi komponen kunci industri baterai, terutama untuk produksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan nikel sulfat yang digunakan dalam baterai kendaraan listrik. Meningkatnya komitmen global terhadap dekarbonisasi dan pengembangan energi terbarukan membuat kebutuhan terhadap mineral nikel diproyeksi terus tumbuh dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Beri Dampak Berlipat, IMIP Ubah Lanskap Ekonomi Daerah

Menjadi salah satu penopang fiskal negara yang berkontribusi besar, IMIP menegaskan komitmennya menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam memastikan keberlanjutan operasional kawasan industri. Kolaborasi antara perusahaan pengolahan mineral, produsen baterai, dan industri kendaraan listrik di dalam kawasan sebagai upaya menciptakan rantai pasok terintegrasi, meningkatkan efisiensi sekaligus memerkuat daya saing Indonesia di pasar global.

“Dari sisi ketenagakerjaan, pertumbuhan investasi tersebut berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja nasional. Sampai akhir Januari 2026, jumlah pekerja Indonesia di kawasan IMIP tercatat mencapai 89.849 orang,” sambung Yulius Susanto. Sesuai data Departemen Human Resources PT IMIP, tercatat sebanyak 82.637 karyawan atau sekitar 92 persen berasal dari Sulawesi. Sementara 7.212 pekerja (8 persen) berasal dari luar Sulawesi, termasuk Pulau Jawa dan wilayah lainnya di Indonesia.

Lebih rinci, tenaga kerja asal Sulawesi Tengah mendominasi dengan jumlah 26.935 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 14.613 pekerja merupakan warga lokal Morowali. Kondisi ini menunjukkan kontribusi langsung kawasan industri terhadap peningkatan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah. “Ke depan, IMIP menargetkan penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal melalui peningkatan pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta kemitraan dengan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi,” kata Yulius Susanto. Langkah ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan pertumbuhan industri sekaligus menambah nilai positif sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan. (*/dteksinews)

 

Narahubung: Dedy Kurniawan (Head of Media Department PT IMIP)

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS
Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat
Polres Morowali, Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Penginapan LIA Desa Lalampu 
Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali,Raih Peringkat Pertama Penyampaian LPJ Periode Juni Secara Tepat Waktu
Pemkab Morowali Matangkan Seleksi Direksi Perseroda dan Perusda Air Minum
Kabag Ekonomi, Sebut Enam Jabatan Perseroda dan Dua Formasi Perumda Air Minum Segera Diseleksi
Wabup Iriane Iliyas Apresiasi Tadabbur Alam ke-6 di Desa Bente, Ajak Masyarakat Lestarikan Wisata Pofua’a
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:08 WIB

Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali,Raih Peringkat Pertama Penyampaian LPJ Periode Juni Secara Tepat Waktu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Pemkab Morowali Matangkan Seleksi Direksi Perseroda dan Perusda Air Minum

Berita Terbaru