Berkedok Liburan Sambil Cari Duit, Waspada Modus TPPO

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali – Masyarakat diimbau untuk semakin waspada terhadap berbagai modus *Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)* yang kian marak, salah satunya melalui iming-iming liburan gratis sambil mencari kerja di luar daerah maupun luar negeri. Tawaran tersebut kerap dikemas secara menarik melalui media sosial dengan janji fasilitas lengkap dan proses cepat tanpa prosedur resmi yang jelas.Kamis(19/2/2026)

Korban biasanya dijanjikan tiket pesawat ditanggung, paspor dan pengurusan dokumen gratis, akomodasi disediakan, hingga penghasilan besar dalam waktu singkat. Namun di balik janji tersebut, tidak sedikit korban yang justru mengalami eksploitasi, bekerja tidak sesuai perjanjian, bahkan kehilangan kebebasan karena dokumen perjalanan mereka ditahan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, *Yusva Aditya*, menegaskan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan. “Jika ada ajakan liburan sambil bekerja dengan seluruh fasilitas ditanggung dan proses instan, masyarakat harus waspada. Pastikan perusahaan atau agen memiliki izin resmi serta prosedur keberangkatan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga:  Pendampingan Ketahanan Pangan, Serda Didik Pramudia Bantu Petani Perawatan Tanaman Jagung di Desa Kolaka 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, menekankan bahwa pencegahan TPPO membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk lebih teliti, memastikan adanya kontrak kerja yang jelas, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi keberangkatan nonprosedural yang berpotensi mengarah pada perdagangan orang.

Melalui penguatan pengawasan keimigrasian dan edukasi berkelanjutan di wilayah Sulawesi Tengah, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali berkomitmen untuk terus mencegah dan menekan potensi terjadinya TPPO. Jangan sampai mimpi liburan berubah menjadi mimpi buruk. Pastikan seluruh proses bekerja ke luar negeri dilakukan secara legal demi keselamatan dan perlindungan hak setiap warga negara.(*/dteksinews)

Sumber:Humas Imigrasi

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBM Lokal Sambalagi Minta Kepastian Usaha, Dorong Persoalan Bongkar Muat IGIP Diselesaikan Lewat Forum Resmi
Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026
Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro
Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 
Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola
Mengukuhkan ‘Pers Kebangsaan’ di Tengah Pusaran Magnet Ekonomi Morowali
Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu
Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:01 WIB

PBM Lokal Sambalagi Minta Kepastian Usaha, Dorong Persoalan Bongkar Muat IGIP Diselesaikan Lewat Forum Resmi

Minggu, 27 September 2026 - 08:29 WIB

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

Minggu, 27 September 2026 - 07:52 WIB

Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro

Minggu, 27 September 2026 - 07:01 WIB

Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 

Minggu, 27 September 2026 - 06:28 WIB

Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola

Berita Terbaru