Bawaslu Sulteng Tawarkan Kerja Sama Penguatan Demokrasi kepada FISIP Unismuh Palu,(foto:ist)
dteksinews, Palu– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus mendorong penguatan demokrasi dan kepemiluan melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menawarkan kerja sama kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu.
Dalam pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus Fisip Unismuh Palu, Kamis (12/2/2026) Bawaslu Sulteng menyampaikan komitmennya untuk membangun sinergi strategis dalam mendukung pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.
Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas mahasiswa, juga termasuk dosen dan tendik, dalam memahami praktik demokrasi dan proses kepemiluan secara langsung.
Ketua Bawaslu Sulteng, Nasrun menawarkan sejumlah program kolaboratif, di antaranya peluang magang bagi mahasiswa di kantor Bawaslu, pelaksanaan studi visit atau kunjungan belajar, serta kegiatan akademik lainnya yang mendekatkan mahasiswa pada praktik kepemiluan di lapangan.
“Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait mekanisme pengawasan pemilu serta dinamika demokrasi di daerah,” jelas Nasrun.
Sementara Dekan FISIP Unismuh Palu, Dr. Muhamad Dasril, menyambut baik tawaran kerjasama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini sangat relevan dan dapat menunjang pengembangan akademik di lingkungan FISIP, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA), termasuk Unismuh Palu, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Dasril menilai, keterlibatan mahasiswa dalam program magang maupun kunjungan belajar di Bawaslu akan memperkaya wawasan dan kompetensi mereka, terutama dalam memahami praktik demokrasi secara aplikatif.
Selain itu, kerjasama ini juga membuka peluang bagi pengembangan riset dan kegiatan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan isu-isu kepemiluan dan penguatan demokrasi.
Melalui sinergi ini, Bawaslu Sulteng dan FISIP Unismuh Palu berharap dapat bersama-sama berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang kritis, partisipatif, dan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang demokrasi serta sistem kepemiluan di Indonesia.
“Hasil pertemuan dengan Bawaslu ini, akan kami tindaklanjuti bersama agar segera terlaksana,” pungkasnya.
Hadir dalam. Pertemuan tersebut, selain Ketua Bawaslu Sulteng dan Dekan FISIP Unismuh Palu, juga hadir Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Muhammad Rasyidi Bakri yang didampingi sejumlah staf Sekretariat Bawaslu Sulteng. Sementara dari Fisip dihadiri jajaran pimpinan fakultas dan Ketua program studi.(*/dteksinews)














