Suaib Djafar: Model Retret Anwar Hafid Satukan Nilai Religius, Budaya Lokal, dan Tata Kelola Modern Menuju Sulteng Nambaso

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Palu-– Model Retret yang digagas oleh Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, dinilai sebagai pendekatan kepemimpinan yang utuh dan kontekstual dalam menjawab tantangan pembangunan Sulawesi Tengah. Demikian disampaikan Ketua Harian Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Suaib Djafar kepada media ini, Sabtu (31/1/2026).

Suaib menilai model tersebut mampu mengintegrasikan nilai religius, kearifan budaya lokal, dan tata kelola pemerintahan modern dalam satu kesatuan strategis menuju cita-cita Sulteng Nambaso.

Menurut Suaib, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada kecanggihan sistem birokrasi atau kekuatan regulasi.

“Yang jauh lebih menentukan adalah kualitas batin, nilai, dan karakter para pemimpin publik. Di titik inilah Model Retret Anwar Hafid menemukan relevansinya,” jelas Suaib.

Kata dia, Model retret ini menempatkan kepemimpinan bukan sekadar urusan administratif, tetapi sebagai amanah spiritual dan sosial. “Ada proses penyadaran diri yang kuat di dalamnya,” ujar Suaib Djafar.

Dia menjelaskan, secara filosofis model retret tersebut berpijak pada nilai religius sebagai kompas etika kepemimpinan. Nilai ini membentuk integritas, kejujuran, dan tanggung jawab moral pemimpin dalam menjalankan kekuasaan.

Dalam konteks Sulawesi Tengah, lanjut Maestro Budaya Kaili ini, pendekatan yang digagas Anwar Hafid yang juga Ketua Umum DMDI ini, sejalan dengan nilai-nilai budaya Kaili yang menekankan keseimbangan relasi antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam, sebagaimana tercermin dalam prinsip Mosipeili, Mosipotove, dan Mosimpoasi.

Baca Juga:  Laporan Jurnalis di Polda Sulteng Belum ada Kejelasan 

“Ungkapan-ungkapan bijak lokal mengajarkan bahwa kekuatan sejati pemimpin lahir dari niat yang tulus, kebijaksanaan, dan kerendahan hati. Nilai-nilai ini diinternalisasi melalui retret model Anwar Hafid ini, sebagai proses refleksi diri bagi para pengambil kebijakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suaib menilai keunikan Model Retret Anwar Hafid terletak pada keberaniannya menjadikan budaya lokal sebagai sumber nilai strategis, bukan sekadar simbol seremonial. Budaya dipahami sebagai sistem pengetahuan dan etika sosial yang telah teruji oleh waktu.

“Dalam masyarakat Sulawesi Tengah, nilai-nilai seperti Libu, Sintuvu, Mosangu, Morambanga, Mombangu Ngata, Maroso Agama, Maroso Ada, Naana Ngata, dan Nadea Belona mengajarkan pentingnya musyawarah dalam pengambilan keputusan, penghormatan terhadap pemimpin adat dan tokoh masyarakat, serta semangat gotong royong dan solidaritas,” jelasnya.

Suaib optimistis model retret Anwar Hafid ini dapat menjadi fondasi moral dan strategis dalam mewujudkan Sulteng Nambaso. “Menjadikan Sulteng maju, berdaya saing, bermartabat dan berkeadilan tanpa kehilangan jati diri budaya dan nilai-nilai lokal,” pungkasnya.(*)

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Farhad Af Fariziq Lulusan SMKN 1 Bungku Selatan, Dinyatakan Lulus Calon Bintara TNI AL Tahun 2026
Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku
Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat
Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako
Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!
Lewat Sosialisasi, Pemkab Morowali bersama PT Vale dan Dishut Sulteng Bahas Mekanisme Penyelesaian Kawasan Hutan
Presiden Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Kawasan Monas, dan Pengembangan Kereta Api di Bali
Ketum Parpol Asal Solo Diduga Ikut Rapat Rahasia dengan Belasan Jenderal Sebelum Diringkus
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:38 WIB

Farhad Af Fariziq Lulusan SMKN 1 Bungku Selatan, Dinyatakan Lulus Calon Bintara TNI AL Tahun 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 05:06 WIB

Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku

Sabtu, 7 November 2026 - 04:59 WIB

Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 04:36 WIB

Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako

Sabtu, 7 November 2026 - 04:26 WIB

Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!

Berita Terbaru