Tahun 2026, Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Sebesar 120 Juta per KK Di Morowali 

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Contoh  Rumah Tidak Layak Huni, (foto  dok: dteksinews.co.id)

 

 

dteksinews,Morowali- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali terus berupaya membantu masyarakat yang kurang mampu atau miskin, khususnya dalam bidang perumahan .

Walapun program kegiatan bantuan perumahan swadaya tahun 2025 belum berjalan maksimal, untuk itu permohonan maaf pimpinan karena ada rencana pemerintah menaikkan nilai bantuan yang sebelumnya sebesar 65 juta per kepala keluarga, dan untuk tahun 2026 ini anggaran bantuan rumah naik menjadi 120 juta per KK.

Sehingga membutuhkan waktu untuk perubahan peraturan bupati ( Perbub)

.Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perumahan Kawasan Pemukiman Kabupaten Morowali Silvana Muchlis, ST kepada dteksinews.co.id diruang kerjanya, Senin (12/1/2026) .

Menurut Silvana , bahwa bantuan rumah swadaya untuk tahun 2026 sebanyak 311 unit , itu untuk lokasi diluar kawasan kumuh sebanyak 57 unit rumah, dari 12 desa yang masuk kawasan kumuh.

Penanganan kawasan kumuh ada di wilayah Bahodopi, dan ini adalah kewenangan pusat, ada 4( empat) Desa, seperti Des Bahomakmur, Desa Keurea, Desa Bahodopi dan Desa fatofia. Kewenangan pusat, yang sementara ini ada penanganan mengunakan dana APBN di Desa Bahomakmur satu, dan selanjutnya penanganan rumah kumuh untuk Desa Fatufia, yang masuk di luasan di atas 15 Ha, sedangkan kewenangan provinsi antara 10 s/d 15 Ha berada di Desa labota, yang sementara penyusunan dokumen perencanaan penanganan kawasan .Kata Silvana.

Baca Juga:  Kebun Nanas Tabarano, Antar PT Vale Raih Dua Penghargaan Green Leadership dan Social Empowerment category di Bangkok

Lanjut Silvana, kemudian untuk luasan kawasan kumuhnya diatas 15 Ha empat Desa tahap 1 ada dilokasi Desa Bahomakmur dengan menggunakan dana kurang lebih sebesar 30 Miliar, sedangkan tahap 2 Desa Keurea akan menghabiskan dana sebesar kurang lebih 35 Miliar.

“Semua anggaran pusat, kita hanya menerima manfaat untuk membangun daerah,”ungkap Silvana.

Untuk tahun 2026 bantuan dengan menggunakan dana APBN, Bantuan Rumah Swadaya ( BSPS) kurang lebih sebesar 20 juta per unit, dan diusulkan 1000 akan tepat alokasi dana pusat sebanyak 500-600 unit rumah.

Lanjut Silvana, kemudian bagi penerima bantuan rumah, kriteria intinya masyarakat yang berpenghasilan rendah khususnya yang masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dimana Dinas kami berkolaborasi dengan Dinas sosial terkait dengan data tersebut.

Selanjutnya,” ada sebanyak 6300 unit rumah tidak layak untuk Kabupaten Morowali,untuk penanganan target dalam satu tahunya 500 unit, dan penanganan kita lakukan secara bertahap”ujar Silvana.

Kemudian,” persyaratan untuk mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni diantaranya : punya KTP Morowali, tanah sendiri, punya Kartu Keluarga dan Masyarakat tidak mampu atau miskin,”pungkas Silvana.(pri)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean
PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan
Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia
Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading
Perkuat Integritas Birokrasi, Kemenimipas Gelar Sosialisasi Pengelolaan Konflik Kepentingan
Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni
Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:55 WIB

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo

Senin, 21 September 2026 - 13:38 WIB

World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean

Senin, 21 September 2026 - 13:28 WIB

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 13:19 WIB

Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:11 WIB

Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Berita

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 Sep 2026 - 13:28 WIB