Pohon Mangrove Dikupas Kulitnya, Warga Ipi Minta Pemda dan APH Ambil Langkah Tegas 

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fikar Pemuda Desa Ipi,(Foto)

 

dteksinews, Morowali-Masyarakat Desa ipi sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan Seorang mantan anggota DPRD Morowali yang diduga telah melakukan pengelupasan kulit pohon mangrove secara melingkar dipesisir pantai desa Ipi. Kata Fikar pemuda desa ipi melalui pesan tertulis,Selasa(26/8/2025)

Menurut Fikar, diketahui bersama bahwa, Hutan mangrove adalah ekosistem penting yang harus dijaga karena merupakan ekosistem pesisir yang mendukung kehidupan bersama. Mangrove berfungsi mengurangi dampak gelombang dan cuaca ekstrem, melindungi pantai dari abrasi/erosi, mencegah intrusi air laut, menjadi sumber makanan dan rumah keanekaragaman hayati serta menyaring polutan sehinggga dengan upaya membasmi mangrove tentunya akan sangat mengancam hal hal tersebut,kata Fikar.

Lanjut Fikar, terlebih lagi beliau yang saya ketahui pernah menjadi angota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupatan Morowali yang tentunya secara tidak langsung memahami aturan maupun regulasi tentang ekosistem mangrove, apalagi lokasi tersebut bukan lahan pribadi sehingga hal ini sangat sangat disayangkan terjadi.

Baca Juga:  Polres Morowali Bersama Pemda dan Bulog Gelar Pasar Murah untuk Bantu Masyarakat

Mangrove yang telah puluhan tahun tumbuh di desa Ipi dan menjadi benteng alami penahan abrasi. Bagi masyarakat setempat, keberadaan hutan mangrove adalah harapan utama untuk melindungi pantai dari ancaman kerusakan.

“saya tentunya sebagai warga desa Ipi mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas dalam menangani kasus ini. agar tindakan ini tidak terusan berulang terjadi lagi di desa desa lain, sepanjang pesisir pantai Bungku Tengah terkhususnya di wilayah Kabupaten Morowali yang ditumbuhi hutan mangrove,” ujar Fikar.

Dengan semua fungsi dan manfaat itulah sehingga keberadaan mangrove sangat penting dan perlu kita jaga bersama kelestarianya di wilayah Kabupaten Morowali.Pungkas Fikar (PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean
PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan
Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia
Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading
Perkuat Integritas Birokrasi, Kemenimipas Gelar Sosialisasi Pengelolaan Konflik Kepentingan
Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni
Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:55 WIB

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo

Senin, 21 September 2026 - 13:38 WIB

World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean

Senin, 21 September 2026 - 13:28 WIB

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 13:19 WIB

Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:11 WIB

Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Berita

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 Sep 2026 - 13:28 WIB