Herbal Binaan PT Vale IGP Morowali Kian Diminati Warga

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2025 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Morowali – PT Vale IGP Morowali terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Program ini dirancang sesuai dengan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam produksi herbal, yang kini semakin diminati.Kamis(12/6/2025)

Dalam rangka mengembangkan potensi herbal, PT Vale menghadirkan Ahli Herbal Medik dan Ahli Tanaman Organik sebagai narasumber dalam berbagai pelatihan untuk membimbing masyarakat hingga tahap produksi. Salah satu desa yang merasakan manfaat program ini adalah Desa Onepute Jaya, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.

Salah satu pegiat herbal Desa Onepute Jaya, Jumiati, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pembinaan yang diberikan oleh PT Vale. “Dengan adanya pelatihan pembuatan jamu herbal, kami bisa mengembangkan produk-produk yang memiliki manfaat bagi kesehatan sekaligus meningkatkan penghasilan keluarga,” ujarnya.

Saat ini, kelompok herbal desa telah berhasil memproduksi sekitar 18 jenis produk herbal, di antaranya kunyit asam sirih, temulawak instan, jahe instan, wedang sapu jagat, radikal asam urat, dan wedang kolesterol. Semua produk ini dikelola oleh Kelompok Herbal Natur Assyifah, yang dipimpin oleh Tri Puji Nurjanah.

Produk herbal hasil binaan PT Vale tidak hanya diminati oleh masyarakat setempat tetapi juga telah merambah ke berbagai kecamatan lain, seperti Witaponda, Bumi Raya, Bungku Barat, Bungku Tengah, dan Bahodopi. Harga satu paket produk herbal berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000, tergantung jenis dan manfaatnya.

Baca Juga:  Dankondiklat TNI: Jadilah Seorang Prajurit TNI Yang Berkualitas dan Dapat Dibanggakan 

“Herbal binaan PT Vale terbukti manjur dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Selain itu, hasil penjualan juga membantu meningkatkan perekonomian keluarga kami,” tambah Jumiati.

Sementara itu, Kepala Desa Onepute Jaya, Muhtar, mengaku sangat berterima kepada pihak PT Vale IGP Morowali dengan adanya pengolahan jamu herbal di desanya.

“Program PPM ini sangat bagus dan baik,serta dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana pemanfaatan tanaman yang dapat dijadikan produk herbal sehingga dapat bermanfaat dan menghasilkan” ujar Muhtar.

Selain pengembangan herbal, PPM PT Vale mencakup berbagai bidang pemberdayaan lainnya, di antaranya pembangunan infrastruktur melalui penyediaan sarana dan prasarana untuk meningkatkan aksesibilitas serta kualitas hidup masyarakat, ekonomi kreatif dengan mendorong pengembangan produk lokal, peningkatan keterampilan serta perluasan akses pasar, kesehatan dengan memberikan pendampingan kesehatan berbasis herbal serta edukasi kesehatan bagi warga, pertanian sehat dengan mengimplementasikan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) menggunakan metode System of Rice Intensification (SRI) Organik dan berbagai teknik pertanian ramah lingkungan lainnya, serta pengembangan talenta lokal dengan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang dan berkontribusi dalam industri pertambangan maupun bidang lainnya.

Berbagai inisiatif ini, menunjukkan komitmen PT Vale IGP Morowali dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, membangun ekonomi lokal yang lebih kuat, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kesejahteraan warga.(PRI)

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup
Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi
Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan
Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?
Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali
Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Pastikan Operasional dan Investasi Berlanjut
Jaga Keamanan  Tetap Kondusif, Babinsa Pererat Silaturahmi  Dengan Warga Binaan 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:22 WIB

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Italia, Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:55 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas, Terima LHP Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sektor Pertambangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:32 WIB

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Peringati Hari Dharma Samudera, Kodaeral VI Gelar Upacara di KRI Marlin di Morowali

Berita Terbaru

Berita

Ngopi Bukan Lagi Soal Rasa, Tapi Gaya Hidup

Jumat, 16 Jan 2026 - 15:22 WIB

Berita

Perempuan Bersuara, Tapi Kenapa Masih Disuruh Diam?

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:32 WIB