Tenant di IMIP Garap Strategi Pembangunan Industri Nikel Berkelanjutan

- Penulis

Kamis, 23 Januari 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Tenant di IMIP Garap Strategi Pembangunan Industri Nikel Berkelanjutan,(Ist)

 

 

dteksinews, Morowali- Pemerintah Indonesia akan mendorong hilirisasi nikel berkelanjutan sebagai upaya mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen, karena Indonesia merupakan produsen terbesar sekaligus pemilik cadangan nikel dunia.Kamis(23/1/2025)

Di satu sisi, Indonesia juga dituntut untuk memastikan proses hilirisasi nikel dan transisi energi agar tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan prinsip-prinsi ESG (Environmental, Social, and Governance).

Sejalan dengan itu, Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sendiri sejak 2024 kemarin, telah menjalin kerja sama dengan lembaga konsultan guna membangun sistem terkait isu-isu ESG seperti kesehatan dan keselamatan kerja, perlindungan hak asasi manusia, manajemen uji tuntas rantai pasokan, serta pengembangan komunitas, dengan mengacu pada standar internasional.

Dalam sebuah wawancara, Ou Xiangbin, Kepala Kantor ESG Tsingshan Grup Kawasan IMIP, saat ditemui di ruang kerjanya (23/1) mengatakan, sejak tahun kemarin, Kawasan IMIP mulai fokus berupaya menurunkan tingkat kecelakaan kerja serta meningkatkan kepuasan karyawan. Dalam upaya itu Kawasan IMIP menyusun sebuah strategi untuk mendorong perusahaan tenant dalam upaya pencegahan risiko hak asasi manusia (Goldenway).

“Beberapa perusahaan juga telah membangun uji tuntas rantai pasokan dan memperoleh sertifikasi standar internasional. Kawasan ini juga, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan tanggungjawab sosialnya dan menyusun investasi komunitas yang efisien,” urai Ou Xiangbin.

Tak hanya itu, kata Ou Xiangbin, dalam hal lingkungan dan pengurangan emisi karbon, sejumlah perusahaan di dalam kawasan telah memperoleh penghargaan kinerja lingkungan dari Pemerintah Indonesia, sertifikasi sistem manajemen lingkungan, serta sertifikasi verifikasi karbon dan jejak karbon, sebagai bentuk penerapan prinsip pembangunan hijau dan rendah karbon.

Hal itu, lanjut Ou Xiangbin, telah tersampaikan pada Konferensi tahunan ESG Kawasan Industri IMIP, yang digelar pada 15 Januari 2025 kemarin. Beberapa perwakilan perusahaan yang berinvestasi di Kawasan IMIP hadir dalam acara itu. Antara lain, Dewan Direksi Tsingshan Industrial – Mr Wang, Eternal Tsingshan Group, Huayou Cobalt, Walsin Lihwa, GEM Co.,Ltd, CNGR Advanced Material Co., Ltd, dan turut hadir Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja.

Baca Juga:  IMIP Target Salurkan 480 Kantong Darah Peringati BK3N 2026

“Sejak berinvestasi, kami berfokus pada peningkatan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan perkembangan industri di sekitar. Saat ini, lebih dari 140 proyek dan kegiatan CSR telah dilaksanakan. Perusahaan tenant aktif memenuhi tanggung jawab sosial mereka dengan memberikan donasi, Beberapa perwakilan perusahaan, seperti PT ITSS, PT SMI, PT IRNC, PT GCNS, PT HYNC, PT DSI, PT WNII, PT IMIP, PT TSI, PT LSI, PT QMB, dan PT RNI, telah menerima sertifikat donasi yang diberikan dalam konferensi tersebut,” jelas Ou Xiangbin.

Di waktu terpisah, Dewan Direksi Tsingshan Industrial – Mr Wang dalam sebuah sesi menyampaikan, Konferensi tahunan ESG Kawasan Industri IMIP, secara menyeluruh merangkum hasil kerja ESG IMIP. Menanggapi perhatian pemangku kepentingan, serta mempertimbangkan perkembangan terkini dalam industri nikel. Selain itu, merumuskan rencana kerja ESG di tahun selanjutnya.

“Ini dilakukan guna memberikan kontribusi nyata pada pembangunan berkelanjutan industri nikel di Indonesia,” jelas Mr Wang.

Ke depan, perusahaan-perusahaan tenant di Kawasan IMIP akan terus memegang teguh konsep pembangunan berkelanjutan, memperdalam kerjasama internasional, dan mendorong pembangunan sistem ESG yang meliputi transformasi rendah karbon, perlindungan ekologi, kesehatan kerja, dan tanggung jawab sosial. Hal ini bertujuan demi menciptakan kawasan industri nikel yang hijau, sehat, dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan industri nikel berkelanjutan di Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Monitoring Operasi Ketupat 2026, Kapolda Sulteng Tinjau Pos Pengamanan di Kolonodale
Kemenko Polkam Gelar Rakor Tata Kelola dan Pelaporan Konvensi Senjata Biologi
Bupati Iksan Apresiasi THR Culinary Zone 2026, Dorong UMKM Morowali Tumbuh Kuat
Sertu  Muh Jufri Komsos  Bersama Warga Desa Lele
Perduli di Bulan Ramadhan, Polsek Bahodopi  Bagikan 400  Takjil
Jangan Biarkan Kerja Kotor Oknum Mencoreng Kepemimpinan Presiden 
Dorong Literasi Bagi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa di Morowali Kelola Sampah Secara Bijak pada Peringatan HPSN
Sekda Morowali , Buka Konsultasi Publik Lima Ranperda Strategis  
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:39 WIB

Monitoring Operasi Ketupat 2026, Kapolda Sulteng Tinjau Pos Pengamanan di Kolonodale

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:36 WIB

Kemenko Polkam Gelar Rakor Tata Kelola dan Pelaporan Konvensi Senjata Biologi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:58 WIB

Bupati Iksan Apresiasi THR Culinary Zone 2026, Dorong UMKM Morowali Tumbuh Kuat

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:51 WIB

Sertu  Muh Jufri Komsos  Bersama Warga Desa Lele

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:09 WIB

Perduli di Bulan Ramadhan, Polsek Bahodopi  Bagikan 400  Takjil

Berita Terbaru

Kriminal

Polres Morowali Tangani Kasus Penganiayaan di Bahoruru

Selasa, 24 Mar 2026 - 08:16 WIB